Jakarta, Porosjambimedia.com– Pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho, dilaporkan tewas dalam operasi militer Meksiko pada Minggu waktu setempat. Kematian tokoh yang selama ini menjadi salah satu buronan utama tersebut memicu gelombang kekerasan di sejumlah wilayah.
Menurut keterangan militer, Oseguera terluka saat terjadi baku tembak dengan pasukan keamanan di kota Tapalpa. Ia kemudian meninggal dunia dalam perjalanan udara menuju Mexico City untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Otoritas sebelumnya menetapkan hadiah buronan sebesar 15 juta dolar AS untuk informasi yang mengarah pada penangkapannya.
Situasi keamanan pascaoperasi dilaporkan memburuk di beberapa wilayah, dengan aksi blokade jalan dan bentrokan bersenjata. Dampaknya meluas hingga ke sektor transportasi udara. Sejumlah penerbangan domestik dan internasional di Guadalajara dan Puerto Vallarta dibatalkan akibat gangguan keamanan.
Pemerintah Amerika Serikat melalui Departemen Luar Negeri mengeluarkan peringatan perjalanan bagi warganya di Meksiko, meminta mereka berlindung di tempat aman hingga kondisi dinyatakan stabil.
Langkah serupa diambil oleh Kanada yang mengimbau warganya untuk mengikuti arahan otoritas setempat serta meningkatkan kewaspadaan, khususnya di negara bagian Michoacan, Guerrero, dan Jalisco.
Sejumlah maskapai Amerika Serikat seperti United Airlines, American Airlines, Southwest Airlines, dan Alaska Airlines membatalkan penerbangan menuju sejumlah kota di Meksiko. Dari Kanada, Air Canada serta WestJet juga menghentikan sementara layanan ke Puerto Vallarta, Guadalajara, dan Manzanillo.
Beberapa pesawat bahkan dilaporkan berbalik arah di tengah perjalanan demi alasan keselamatan. Maskapai menyatakan akan mengatur penerbangan tambahan untuk memulangkan penumpang dan awak yang terdampak setelah kondisi dinilai aman.
Hingga kini, aparat keamanan Meksiko masih melakukan operasi lanjutan guna meredam potensi eskalasi kekerasan di berbagai titik rawan. (Dla)















