Mexico, Porosjambimedia.com – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,5 mengguncang sejumlah wilayah di Meksiko pada Jumat pagi (2/1) waktu setempat. Getaran kuat dirasakan dari kawasan pesisir Pasifik hingga ke Mexico City, menyebabkan kepanikan warga dan menelan korban jiwa.
Berdasarkan laporan otoritas setempat, dua orang dinyatakan meninggal dunia akibat peristiwa tersebut. Seorang pria berusia sekitar 60 tahun kehilangan nyawanya setelah terjatuh saat berusaha menyelamatkan diri dari apartemennya di Mexico City. Korban lainnya adalah seorang wanita berusia 50 tahun di negara bagian Guerrero yang tertimpa bangunan rumahnya yang roboh.
Dinas Seismologi Nasional Meksiko menyebutkan pusat gempa berada sekitar 14 kilometer barat daya San Marcos, wilayah Guerrero. Kota tersebut menjadi salah satu daerah yang mengalami dampak paling parah, dengan sekitar 50 rumah dilaporkan rusak berat dan hampir seluruh bangunan mengalami retakan.
Getaran gempa juga memicu sistem peringatan dini di Mexico City. Sirene darurat berbunyi dan membuat warga berhamburan keluar rumah, sementara aktivitas publik dan perkantoran sempat terganggu. Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, bahkan harus menghentikan konferensi pers rutinnya dan dievakuasi dari Istana Kepresidenan sebagai langkah pengamanan.
Pemerintah kota Mexico City melaporkan sedikitnya 12 orang mengalami luka-luka, namun tidak ditemukan kerusakan besar pada infrastruktur utama di ibu kota. Tim darurat dan petugas penyelamat segera dikerahkan ke wilayah terdampak untuk melakukan pendataan serta membantu warga.
Meksiko dikenal sebagai salah satu negara dengan aktivitas seismik tinggi karena berada di pertemuan lima lempeng tektonik utama. Untuk mengurangi risiko korban, pemerintah setempat terus mengembangkan sistem peringatan dini, termasuk aplikasi ponsel dan pengeras suara publik, guna mempercepat respons masyarakat saat gempa terjadi. (Data)















