Usai Diperiksa Polda Metro Jaya, Bigmo Akui Kesalahan dan Janji Perbaiki Konten

- Redaksi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Porosjambimedia.com – Kreator konten Muhammad Jannah alias Bigmo mengakui kesalahannya terkait siaran langsung yang melibatkan anak-anak dalam konten promosi rokok elektrik atau vape.

Pengakuan tersebut disampaikan Bigmo setelah menjalani pemeriksaan untuk memberikan klarifikasi kepada penyidik Direktorat Reserse Pelayanan Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Metro Jaya, Senin (10/8/2026).

Dalam pemeriksaan tersebut, Bigmo disebut memberikan keterangan terkait konten siaran langsung yang sebelumnya menjadi sorotan karena dinilai melibatkan anak dalam aktivitas promosi produk vape.

Kuasa hukum Bigmo, Sangun Ragahdo, mengatakan kliennya kooperatif selama proses klarifikasi. Menurutnya, Bigmo tidak berusaha menghindari persoalan dan telah mengakui adanya kekeliruan dalam konten tersebut.

Sangun menjelaskan, sebagian konten siaran langsung yang dibuat Bigmo berlangsung secara spontan tanpa menggunakan naskah atau skrip. Kondisi tersebut juga terjadi ketika Bigmo melakukan siaran langsung dari sebuah pasar yang kemudian menjadi perhatian publik.

Menurut penjelasan kuasa hukum, Bigmo datang ke lokasi bersama dua orang rekannya. Mereka tidak mengetahui sebelumnya siapa saja yang nantinya akan berinteraksi dalam siaran tersebut.

Baca Juga :  Menjaga Kedaulatan Energi Indonesia di Tengah Retaknya Tata Dunia

Anak-anak yang kemudian muncul dalam tayangan disebut berada di ruang publik dan sebelumnya telah mengenali Bigmo. Mereka kemudian mendatangi kreator konten tersebut dan terlibat dalam interaksi yang terekam dalam siaran langsung.

Sangun menegaskan bahwa menurut keterangan kliennya, tidak terdapat niat sejak awal untuk mengeksploitasi anak-anak dalam pembuatan konten tersebut.

Selain memberikan klarifikasi kepada penyidik, pihak Bigmo juga disebut telah berkomunikasi dengan keluarga anak-anak yang terlibat. Pertemuan tersebut dilakukan untuk menyampaikan permintaan maaf atas kejadian yang menjadi sorotan.

Bigmo sendiri menyampaikan penyesalan atas kegaduhan yang muncul akibat konten tersebut. Ia menganggap peristiwa yang terjadi sebagai bahan evaluasi untuk lebih berhati-hati dalam membuat konten di masa mendatang.

“Saya mohon maaf atas kegaduhan yang saya buat dan pastinya ini jadi pelajaran buat saya ke depannya,” ujar Bigmo.

Ia juga menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap materi yang selama ini diproduksinya. Ke depan, Bigmo berkomitmen menghadirkan konten yang dinilai lebih positif, menghibur sekaligus memberikan manfaat dan edukasi bagi masyarakat.

Baca Juga :  Kawal Penertiban Migas Rakyat, Pemprov Jambi Bentuk Satgas Khusus Pengawasan Sumur Ilegal

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari komitmen Bigmo untuk lebih memperhatikan isi serta dampak setiap konten yang dipublikasikannya, terutama ketika melibatkan masyarakat dan anak-anak di ruang publik.

Kasus ini sebelumnya mendapat perhatian setelah muncul sorotan terhadap konten siaran langsung Bigmo yang memperlihatkan interaksi dengan anak-anak dalam konteks promosi produk vape.

Setelah memberikan klarifikasi kepada penyidik, Bigmo berharap kejadian tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi dirinya untuk lebih berhati-hati dan bertanggung jawab dalam berkarya di ruang digital.

Ia menegaskan keinginannya untuk mengarahkan konten-konten berikutnya pada materi yang lebih bermanfaat, positif, menghibur dan edukatif. (Hst)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB