Siswi SMP di Surabaya Jadi Korban Perundungan Brutal oleh Tujuh Remaja, Dipicu Persoalan Asmara

- Redaksi

Senin, 2 Februari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, Porosjambimedia.com Sebuah video aksi perundungan terhadap seorang siswi SMP di Surabaya viral di media sosial dan menuai kecaman publik. Dalam rekaman tersebut, korban tampak mengalami kekerasan fisik yang dilakukan secara bersama-sama oleh sejumlah remaja perempuan.

Korban diketahui berinisial CP (13), siswi kelas I SMP. Ia diduga menjadi sasaran perundungan oleh tujuh remaja berinisial SL (13), DA (12), CPR (13), SPE (14), IR (14), GA (13), dan PR (13). Para pelaku terekam melakukan tindakan kekerasan seperti menampar, memukul wajah, serta menoyor kepala korban secara bergantian.

Peristiwa tersebut terjadi pada 30 Desember 2025 di wilayah Kelurahan Kapasari, Surabaya. Usai mengalami kekerasan, korban melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian pada 1 Januari 2026. Laporan resmi tercatat dengan nomor TBL-B/01/I/2026/SPKT/POLSEK SIMOKERTO.

Baca Juga :  Safwandi: Tradisi Kerinci Terancam Punah Akibat Gagal Dipahami dan Salah Diterjemahkan

Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) telah memberikan pendampingan kepada korban. Proses hukum terhadap para terduga pelaku saat ini masih terus berjalan.

Kepala DP3APPKB Surabaya, Ida Widayati, menyampaikan bahwa pihaknya mulai melakukan pendampingan sejak awal Januari dan telah berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya.

“Peristiwa terjadi akhir Desember, dan pendampingan kami lakukan mulai 5 Januari. Proses hukum masih berjalan dan terus kami kawal,” ujarnya, Minggu (31/1/2026).

Baca Juga :  Tim Opsnal Satreskrim Polres Kerinci Berhasil Ungkap Kasus Curanmor, Pelaku hingga penadah Diringkus.

Terkait motif perundungan, Ida menyebut persoalan tersebut berawal dari masalah sepele. Berdasarkan hasil pendalaman terhadap korban dan para terduga pelaku, aksi kekerasan itu diduga dipicu oleh perselisihan terkait seorang laki-laki. (Dla)

Berita Terkait

Lima Terduga Pencuri Kabel Telkom Ditangkap Polres Kerinci, Satu Pelaku Masih Diburu
Penegakan Hukum Kapolres Kerinci Dipertanyakan, Tersangka Penganiayaan dan Penyerangan Belum Ditahan
Akhirnya!! Polres Kerinci Tetapkan Satu Tersangka Berkas Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Menunggu Ketegasan Polres Kerinci, Kasus Viral di Kerinci Belum Ada Penetapan Tersangka
Polda Jambi Ungkap Pembobolan 6.609 Rekening Bank Jambi, Kerugian Capai Rp144,82 Miliar
Kasus Viral pengeroyokan dan pengerusakan rumahnya Konten Kreator Anisa dan Kuasa hukumnya Desak Polres Kerinci Tetapkan Tersangka
Pembina Yayasan Nurul Qur’an Kerinci Putuskan Pemberhentian Aderman, Pirmanuddin dan Nopantri
Hutang – Piutang Berujung Penganiayaan di Kerinci, Korban Merupakan keluarga Konten Kreator dikerinci.
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB