Detik-detik Geng STM dari Sleman Picu Keributan di Wirobrajan Jogja

- Redaksi

Minggu, 1 Februari 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta,Porosjambimedia.com – Keributan antar pelajar pecah di kawasan Jalan Kapten Piere Tendean, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Jumat (30/1/2026) sore. Insiden ini melibatkan sekelompok pelajar yang diduga berasal dari salah satu geng STM di wilayah Sleman dengan siswa SMA Muhammadiyah 3 Jogja.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, tepat di depan SMA Muhammadiyah 3 Jogja. Saat itu, rombongan pelajar yang mengendarai lima sepeda motor secara berboncengan melintas di simpang empat Jalan Kapten Piere Tendean. Di waktu bersamaan, seorang siswa SMA Muhammadiyah 3 Jogja berinisial PM hendak pulang sekolah menggunakan sepeda motor.

Kasihumas Polresta Yogyakarta, Iptu Gandung Harjunadi, menjelaskan bahwa tanpa alasan jelas, PM tiba-tiba ditendang oleh salah satu anggota rombongan tersebut hingga terjatuh ke jalan.

“Korban ditendang oleh rombongan pengendara motor yang melintas, sehingga terjatuh,” ujar Gandung, Jumat (30/1/2026).

Dua Pelajar Diamankan, Ditemukan Sabuk Bergir

Melihat rekannya terjatuh, sejumlah siswa SMA Muhammadiyah 3 Jogja keluar dari area sekolah dan berhasil mengamankan dua pelajar dari rombongan tersebut, masing-masing berinisial SN dan WA, beserta satu unit sepeda motor Honda Vario. Sementara anggota rombongan lainnya melarikan diri ke arah utara.

Baca Juga :  Ini dia identitas pelaku perampokan dan pembunuh ditalang Bakung kota jambi merupakan Residivis.

Warga sekitar yang melihat situasi memanas kemudian melapor ke Polsek Wirobrajan. Petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi dan mengamankan kedua pelajar tersebut ke Mapolsek Wirobrajan.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sebuah sabuk yang ujungnya diikat gir besi, diduga hendak digunakan sebagai senjata.

“Anak berinisial WA kedapatan membawa sabuk dengan gir. Mereka mengaku berasal dari geng BOSSE (Bocah STM Seyegan),” ungkap Gandung.

Karena seluruh pihak yang diamankan masih di bawah umur, polisi memanggil orang tua masing-masing siswa untuk dilakukan pembinaan dan pemeriksaan lanjutan.

Video Kericuhan Viral di Media Sosial

Insiden tersebut sempat terekam video dan beredar luas di media sosial. Dalam rekaman yang diunggah akun Instagram @merapi_uncover, terlihat sejumlah pelajar terlibat kejar-kejaran dan perkelahian hingga ke badan jalan. Beberapa sepeda motor tampak tergeletak di tengah jalan, menyebabkan arus lalu lintas sempat terganggu.

Keterangan video menyebutkan kejadian berlangsung sekitar pukul 15.37 WIB di kawasan Wirobrajan.

Baca Juga :  Guru Sekolah Dasar Ditemukan Tewas Terikat di Bogor, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan oleh Orang Terdekat

Salah seorang juru parkir di sekitar lokasi, Cundoko, mengatakan keributan bermula ketika rombongan siswa dari luar sekolah datang dan memancing keributan.

“Datangnya dari selatan ke utara, pakai seragam coklat. Ada yang bawa sabuk diputar-putar, lalu dikejar siswa sini sampai motornya jatuh,” jelasnya.

Cundoko menambahkan, sebagian pelajar yang terlibat langsung melarikan diri setelah kejadian, sementara beberapa lainnya diamankan.

Pihak Sekolah Belum Beri Keterangan

Hingga sore hari, pihak SMA Muhammadiyah 3 Jogja belum memberikan keterangan resmi. Petugas keamanan sekolah menyebut kepala sekolah sedang tidak berada di tempat saat wartawan mendatangi lokasi.

Polisi masih mendalami motif keributan tersebut serta menelusuri pelajar lain yang terlibat dalam rombongan geng STM asal Sleman. (Dla)

Berita Terkait

Lima Terduga Pencuri Kabel Telkom Ditangkap Polres Kerinci, Satu Pelaku Masih Diburu
Penegakan Hukum Kapolres Kerinci Dipertanyakan, Tersangka Penganiayaan dan Penyerangan Belum Ditahan
Akhirnya!! Polres Kerinci Tetapkan Satu Tersangka Berkas Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Menunggu Ketegasan Polres Kerinci, Kasus Viral di Kerinci Belum Ada Penetapan Tersangka
Polda Jambi Ungkap Pembobolan 6.609 Rekening Bank Jambi, Kerugian Capai Rp144,82 Miliar
Kasus Viral pengeroyokan dan pengerusakan rumahnya Konten Kreator Anisa dan Kuasa hukumnya Desak Polres Kerinci Tetapkan Tersangka
Pembina Yayasan Nurul Qur’an Kerinci Putuskan Pemberhentian Aderman, Pirmanuddin dan Nopantri
Hutang – Piutang Berujung Penganiayaan di Kerinci, Korban Merupakan keluarga Konten Kreator dikerinci.
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB