BNN Bongkar Laboratorium Narkoba di Ancol,  Dikendalikan WN China

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar sebuah laboratorium narkoba yang beroperasi di apartemen kawasan Ancol, Jakarta Utara. Tempat tersebut digunakan untuk memproduksi liquid vape dan happy water yang mengandung zat berbahaya etomidate. Sindikat ini diduga kuat dikendalikan oleh warga negara China yang kini masih buron.

Plt Deputi Pemberantasan BNN, Budi Wibowo, mengatakan apartemen tersebut dijadikan lokasi peracikan narkotika cair yang kemudian dimasukkan ke dalam cartridge vape dan kemasan minuman berenergi.

“Lokasi ini digunakan untuk mengolah narkotika cair yang disuntikkan ke dalam liquid vape dan happy water,” ujar Budi saat konferensi pers di lokasi, Selasa (6/1/2026).

Dalam pengungkapan ini, BNN mengamankan empat tersangka berinisial HS, DM, PS, dan HSN. Keempatnya memiliki peran berbeda, mulai dari kurir, peracik, hingga penyandang dana operasional jaringan.

Petugas menyita ribuan barang bukti, antara lain 2.010 serbuk perasa, 85 cartridge vape siap edar, 13.000 mililiter cairan narkotika, serta 10.000 cartridge kosong. Selain itu, ditemukan pula peralatan memasak dan timbangan digital yang digunakan dalam proses produksi.

Baca Juga :  Imipas Peduli, Rutan Sungai Penuh Gelar Bakti Sosial DALAM RANGKA Hari Bakti KEMENIMIPAS Ke-1

Dijual Jutaan Rupiah per Paket

Hasil racikan narkoba tersebut dipasarkan dengan harga fantastis, yakni antara Rp2 juta hingga Rp6 juta per unit, tergantung kadar zat berbahaya di dalamnya. Produk ini diedarkan ke sejumlah tempat hiburan malam dengan target utama kalangan muda dan pengguna vape.

“Happy water dan cartridge vape ini dijual dengan harga bervariasi sesuai kandungan zatnya,” jelas Budi.

Disamarkan sebagai Minuman Energi

Untuk mengelabui aparat, pelaku mengemas happy water dalam kemasan minuman berenergi berbagai merek. Kamuflase ini digunakan agar narkotika cair tersebut tidak mudah terdeteksi saat distribusi.

BNN menduga jaringan ini merupakan bagian dari sindikat narkoba internasional. Para tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman berat.

•Tiga Orang Masuk DPO

BNN juga menetapkan tiga orang lainnya sebagai daftar pencarian orang (DPO), yakni CY, ZQ alias J, dan H. Dua di antaranya merupakan warga negara China yang diduga berperan sebagai pengendali utama dan penyandang dana jaringan.

Baca Juga :  Kasus Viral pengeroyokan dan pengerusakan rumahnya Konten Kreator Anisa dan Kuasa hukumnya Desak Polres Kerinci Tetapkan Tersangka

Kasus ini terungkap dari hasil pengawasan keimigrasian terhadap penumpang asal Malaysia yang kedapatan membawa bahan baku narkotika. Pengembangan lebih lanjut mengarah pada pembongkaran laboratorium di Ancol.

Menurut penyidik, bahan baku utama diperoleh dari China dan aktivitas ilegal ini diperkirakan telah berjalan sejak September 2025. Dengan kapasitas produksi ribuan cartridge, pengungkapan ini diyakini telah menyelamatkan ribuan hingga puluhan ribu generasi muda dari bahaya narkotika. (Dta)

Berita Terkait

Lima Terduga Pencuri Kabel Telkom Ditangkap Polres Kerinci, Satu Pelaku Masih Diburu
Penegakan Hukum Kapolres Kerinci Dipertanyakan, Tersangka Penganiayaan dan Penyerangan Belum Ditahan
Akhirnya!! Polres Kerinci Tetapkan Satu Tersangka Berkas Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Menunggu Ketegasan Polres Kerinci, Kasus Viral di Kerinci Belum Ada Penetapan Tersangka
Polda Jambi Ungkap Pembobolan 6.609 Rekening Bank Jambi, Kerugian Capai Rp144,82 Miliar
Kasus Viral pengeroyokan dan pengerusakan rumahnya Konten Kreator Anisa dan Kuasa hukumnya Desak Polres Kerinci Tetapkan Tersangka
Pembina Yayasan Nurul Qur’an Kerinci Putuskan Pemberhentian Aderman, Pirmanuddin dan Nopantri
Hutang – Piutang Berujung Penganiayaan di Kerinci, Korban Merupakan keluarga Konten Kreator dikerinci.
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB