Prediksi Awal Puasa Ramadan 2026: Potensi Perbedaan Versi Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan BRIN

- Redaksi

Minggu, 8 Februari 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, penentuan awal puasa kembali menjadi sorotan umat Islam di Indonesia. Sejumlah institusi, baik pemerintah, organisasi keagamaan, maupun lembaga riset nasional, telah menyampaikan perkiraan masing-masing terkait kapan 1 Ramadan 2026 akan dimulai.

Perbedaan pendekatan dalam menentukan awal bulan Hijriah—antara metode hisab dan rukyat—menjadi alasan utama mengapa awal Ramadan kerap tidak seragam. Ringkasan berikut menggambarkan potensi awal Ramadan 2026 berdasarkan pandangan masing-masing lembaga.

Versi Pemerintah

Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia akan menetapkan awal Ramadan 1447 H melalui mekanisme sidang isbat. Sidang tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026, bersamaan dengan kegiatan pemantauan hilal di berbagai wilayah Indonesia.

Sidang isbat diawali dengan pemaparan data astronomi mengenai posisi bulan, kemudian dilanjutkan dengan laporan hasil rukyatul hilal dari daerah-daerah pemantauan. Keputusan yang dihasilkan akan menjadi acuan resmi pemerintah terkait awal puasa Ramadan.

Baca Juga :  Mendikdasmen Ungkap Realita Dunia Kerja: Mayoritas Profesional Tak Sesuai Jurusan, Mental Jadi Penentu

Versi Nahdlatul Ulama (NU)

Nahdlatul Ulama tetap menggunakan metode rukyatul hilal yang diperkuat dengan perhitungan hisab. Penentuan awal Ramadan dilakukan berdasarkan hasil pengamatan hilal pada akhir bulan Syaban 1447 H.

Lembaga Falakiyah NU akan mengoordinasikan pengamatan hilal di sejumlah titik strategis. Apabila hilal berhasil diamati sesuai kriteria imkanur rukyah, maka awal Ramadan akan dimulai keesokan harinya. Pengumuman resmi biasanya disampaikan setelah seluruh laporan rukyat dikaji.

Versi Muhammadiyah

Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan 1447 H menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal. Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah, 1 Ramadan 1447 H diputuskan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Dengan penetapan tersebut, warga Muhammadiyah akan memulai ibadah puasa pada tanggal tersebut. Sementara itu, Idul Fitri 1447 H ditetapkan berlangsung pada Jumat, 20 Maret 2026.

Versi BRIN

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyampaikan analisis ilmiah terkait posisi hilal Ramadan 2026. Berdasarkan kajian astronomi, peneliti BRIN memperkirakan awal Ramadan berpotensi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Baca Juga :  Siap Berkarya, Peserta Magang Rutan Sungai Penuh Laksanakan Penandatanganan Kontrak Kerja

Menurut BRIN, pada saat matahari terbenam tanggal 17 Februari 2026, posisi bulan masih berada di bawah ufuk sehingga tidak memungkinkan untuk diamati. Oleh karena itu, bagi kelompok yang mengutamakan rukyat, awal Ramadan kemungkinan dimulai sehari setelahnya.

Perbedaan prediksi awal Ramadan ini merupakan hal yang lazim terjadi di Indonesia. Masyarakat diharapkan menunggu pengumuman resmi dari masing-masing otoritas serta tetap menjaga sikap saling menghormati dalam menjalankan ibadah. (Khy)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB