Awal Ramadan 2026 Berpotensi Berbeda, Ini Rincian Versinya

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com Penentuan awal Ramadan selalu menjadi momen penting bagi umat Islam di Indonesia. Setiap tahun, keputusan 1 Ramadan bisa saja berbeda karena metode yang digunakan oleh pemerintah dan organisasi Islam tidak selalu sama.

Di Indonesia, terdapat tiga rujukan utama dalam menentukan awal puasa, yakni pemerintah melalui Kementerian Agama, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah. Ketiganya memiliki pendekatan berbeda dalam menetapkan awal bulan Hijriah.

Versi Pemerintah

Pemerintah menetapkan awal Ramadan melalui Sidang Isbat yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Penetapan dilakukan dengan menggabungkan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal (pengamatan langsung).

Kriteria yang digunakan merujuk pada standar MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). Dalam kriteria tersebut, hilal dinyatakan memenuhi syarat apabila memiliki tinggi minimal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat.

Berdasarkan data astronomi pada 17 Februari 2026, posisi hilal di Indonesia masih berada di bawah kriteria visibilitas MABIMS. Jika hasil rukyat menyatakan hilal tidak terlihat, maka 1 Ramadan kemungkinan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Baca Juga :  Tidak Ada Demo Buruh di Monas Hari Ini, 1.060 Personel Keamanan Tetap Disiagakan

Namun, apabila hilal dinyatakan terlihat dalam Sidang Isbat, maka puasa dapat dimulai pada Rabu, 18 Februari 2026.

Versi NU

Nahdlatul Ulama menetapkan awal Ramadan berdasarkan rukyatul hilal yang dilakukan pada 29 Syakban. Pemantauan dilakukan oleh Lembaga Falakiyah di berbagai titik di Indonesia.

Jika hilal tidak berhasil diamati, maka bulan Syakban akan digenapkan menjadi 30 hari. Dengan demikian, awal Ramadan berpotensi jatuh pada 19 Februari 2026.

Sebaliknya, jika hilal terlihat, maka warga NU akan mulai berpuasa pada 18 Februari 2026 dan melaksanakan salat Tarawih pada malam sebelumnya.

Versi Muhammadiyah

Berbeda dengan pemerintah dan NU, Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal dalam menentukan awal bulan.

Baca Juga :  Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2, Ini Tata Cara Daftar Lewat SIAPkerja dan Skillhub

Melalui maklumat resmi yang telah diterbitkan sebelumnya, Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Dengan demikian, warga Muhammadiyah akan memulai puasa lebih dulu apabila pemerintah menetapkan 19 Februari sebagai awal Ramadan.

Jadi, Kapan Mulai Puasa?

Awal Ramadan 2026 berpotensi dimulai pada 18 atau 19 Februari 2026, tergantung hasil Sidang Isbat pemerintah dan rukyatul hilal yang dilakukan masing-masing pihak.

Umat Islam di Indonesia diimbau menunggu pengumuman resmi dari otoritas terkait agar dapat memulai ibadah puasa secara serentak sesuai ketetapan yang berlaku. (Khy)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB