Awal Puasa Ramadhan 2025 Berpotensi Beda, Ini Analisis Pakar BRIN.

- Redaksi

Senin, 24 Februari 2025 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Porosjambimedia.com, jakarta – Puasa Ramadhan 1446 H/2025 M tinggal menghitung hari. Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadhan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Sementara pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) baru akan menggelar sidang isbat pada Jumat, 28 Februari 2025 dengan didahului pengamatan bulan sabit muda pertama atau rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadhan,

Perbedaan antara Muhammadiyah dan Pemerintah tetap ada, meskipun prediksi menunjukkan kemungkinan besar kesamaan.

Jika hilal tidak terlihat pada 28 Februari 2025, maka bulan Syaban akan digenapkan menjadi 30 hari, dan 1 Ramadhan akan jatuh pada 2 Maret 2025. Sebaliknya, jika hilal teramati, maka bulan Syaban hanya berjumlah 29 hari, dan 1 Ramadhan akan jatuh pada 1 Maret 2025.

Tantangan Rukyatul Hilal: Faktor Astronomi dan Cuaca

Thomas Djamaludin menjelaskan bahwa posisi bulan di beberapa wilayah Indonesia pada 28 Februari 2025 menyulitkan pengamatan hilal. Di Banda Aceh, posisi bulan memang memenuhi kriteria MABIMS, namun di Surabaya, ketinggian bulan masih di bawah kriteria tersebut.

“Ini sedikit melebihi kriteria MABIMS, yaitu tinggi lebih dari 3° dan elongasi lebih dari 6,4°,” kata Thomas yang dikutip dari Youtube Tdjamaluddin, Sabtu (22/2/2025). Namun, di Surabaya, kondisi berbeda. “Posisi bulan yang terlalu dekat dengan matahari dan ketinggiannya cukup rendah ini menunjukkan kemungkinan besar hilal sulit dirukyat,” tambahnya.

Selain faktor astronomi, kondisi cuaca juga menjadi kendala. “Potensi gagal rukyat cukup besar, selain hilal sangat tipis, faktor cuaca kemungkinan besar juga menjadi kendala,” jelas Thomas. Ketidakpastian ini membuat sidang isbat menjadi sangat krusial.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Skema Khusus Penyesuaian Penghasilan Hakim Ad Hoc

Sidang Isbat: Dua Kemungkinan Keputusan

Sidang isbat yang akan digelar pada Jumat, 28 Februari 2025 di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jakarta, akan menentukan keputusan akhir. Ada dua kemungkinan skenario yang bisa terjadi.

“Pertama, sidang isbat tetap konsisten dengan kriteria MABIMS dan merujuk fatwa MUI 1981. Dengan hasil hisab di Aceh yang memenuhi kriteria, maka 1 Ramadan jatuh pada 1 Maret 2025,” ujar Thomas. Keputusan ini didasarkan pada data astronomi yang akurat.

Namun, skenario kedua mempertimbangkan hasil rukyat. “Karena di sebagian besar wilayah Indonesia hilal tidak mungkin dirukyat, maka 1 Ramadan bisa ditetapkan pada 2 Maret 2025,” tambahnya. Skenario ini didasarkan pada kesulitan pengamatan hilal di banyak wilayah.

Rukyatul Hilal di 125 Titik Seluruh Indonesia

Sementara itu, Kemenag akan menggelar pemantauan hilal (rukyatul hilal) untuk menentukan awal Ramadhan 1446 Hijriah pada 28 Februari 2025. Pemantauan ini akan dilakukan di 125 titik yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Pemantauan hilal awal Ramadhan akan dilakukan di 125 titik se-Indonesia pada 28 Februari mendatang,” ujar Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad dikutip dari Antara, Jumat (21/2/2025).

Menurut Abu Rokhmad, rukyatul hilal akan melibatkan para ahli falak dari Kantor Wilayah Kemenag dan Kemenag kabupaten/kota. Kegiatan ini juga bekerja sama dengan Pengadilan Agama, organisasi masyarakat Islam, serta instansi terkait lainnya.

Baca Juga :  Waka MPR Eddy Soeparno Fokuskan Bantuan Pemulihan Pascabencana di Agam

Persiapan Jelang Ramadhan 2025

Umat Muslim di Indonesia perlu mempersiapkan diri untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H. Baik Muhammadiyah maupun Pemerintah akan segera mengumumkan keputusan resmi terkait awal Ramadhan.

Berikut beberapa hal yang bisa dipersiapkan:
1. Memperbanyak ibadah dan amal sholeh.

2. Mempersiapkan diri secara fisik dan mental.

3. Menyiapkan kebutuhan selama Ramadhan.

Mari kita sambut bulan suci Ramadhan dengan penuh kegembiraan dan kesiapan. Semoga kita semua dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Mendengarkan keputusan resmi dari Pemerintah dan mengikuti keputusan tersebut. Sikap dewasa dan bijak sangat diperlukan dalam menghadapi perbedaan ini. Semoga Ramadhan 2025 membawa kedamaian dan keberkahan bagi seluruh umat.

“Saya pribadi akan ikut keputusan pemerintah pada sidang isbat apa pun hasilnya. Keputusan ikut pemerintah pada sidang isbat karena sidang dihadiri pakar astronomi, pakar fiqih, perwakilan ormas. Selain itu, sidang juga mempertimbangkan aspek astronomis, aspek fiqih, aspek kemaslahatan umat,” tegas Thomas Djamaludin.

 

Editor : Hesty

Sumber Berita : Liputan6.com

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 173 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB