Kalender Hijriah Kamis 5 Februari 2026 Lengkap Versi Pemerintah, NU, Muhammadiyah

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solo, Porosjambimedia.com – Perhitungan waktu dalam Islam tidak lepas dari kalender Hijriah yang berbasis peredaran Bulan. Berbeda dengan kalender Masehi yang berlandaskan Matahari, kalender Hijriah menjadi pedoman utama umat Islam dalam menjalankan berbagai ibadah penting, mulai dari puasa sunnah, penentuan Ramadhan, hingga hari raya.

Meski kalender Masehi lebih sering digunakan dalam aktivitas harian masyarakat Indonesia, keberadaan kalender Hijriah tetap krusial. Karena itu, mengetahui konversi tanggal Hijriah setiap hari menjadi kebutuhan penting bagi umat Islam.

Lalu, tanggal Hijriah apakah Kamis, 5 Februari 2026? Berikut penjelasan lengkap berdasarkan ketetapan pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah.

Tanggal Hijriah 5 Februari 2026

Versi Pemerintah

Mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama RI, bulan Syaban 1447 H dimulai pada Selasa, 20 Januari 2026. Dengan ketentuan pergantian hari Hijriah sejak matahari terbenam, maka:

➡ Kamis, 5 Februari 2026 = 17 Syaban 1447 H

Versi Nahdlatul Ulama (NU)

Lembaga Falakiyah NU menetapkan awal Syaban 1447 H berdasarkan rukyatul hilal yang jatuh pada Selasa Pahing, 20 Januari 2026. Penetapan ini juga tercantum dalam almanak resmi NU.

Baca Juga :  Persiapan Ramadan: Cara Menyimpan Bumbu Halus Agar Tahan Lama di Kulkas

➡ Hasilnya sama: 5 Februari 2026 = 17 Syaban 1447 H

Versi Muhammadiyah

Melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), Muhammadiyah menetapkan Syaban 1447 H dimulai pada 20 Januari 2026 dan berlangsung selama 29 hari.

➡ Artinya, Kamis 5 Februari 2026 juga bertepatan dengan 17 Syaban 1447 H

📌 Dengan demikian, tidak ada perbedaan penanggalan Hijriah pada tanggal ini di antara ketiga lembaga tersebut.

5 Cara Islami Menciptakan Rumah yang Nyaman dan Menenangkan

Dalam Islam, rumah bukan sekadar tempat tinggal, tetapi juga ruang untuk menghadirkan ketenangan, ibadah, dan keberkahan. Berikut beberapa amalan sederhana namun bermakna untuk menciptakan suasana rumah yang nyaman secara spiritual:

1. Membiasakan Membaca Surat Al-Baqarah

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa rumah yang dibacakan Surat Al-Baqarah akan dijauhkan dari gangguan setan. Membacanya secara rutin menjadi benteng spiritual bagi keluarga.

2. Tidak Memelihara Anjing Tanpa Kebutuhan Syariat

Islam membatasi pemeliharaan anjing kecuali untuk keperluan tertentu seperti berburu atau menjaga. Kehadirannya tanpa alasan syar’i diyakini menghalangi malaikat memasuki rumah.

Baca Juga :  Baru Sepekan Menjabat, Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditahan Kejagung Terkait Kasus Suap

3. Menghindari Pajangan Patung

Patung makhluk bernyawa, meskipun tidak disembah, dianjurkan untuk tidak dipajang di dalam rumah karena bertentangan dengan tuntunan Nabi SAW.

4. Tidak Memajang Gambar Makhluk Bernyawa

Gambar atau lukisan makhluk bernyawa yang dipajang untuk hiasan rumah sebaiknya dihindari. Alternatifnya, gunakan motif alam, kaligrafi, atau ornamen geometris.

5. Menjaga Kebersihan dan Keharuman Rumah

Islam sangat menekankan kebersihan. Rumah yang bersih dan harum tidak hanya menenangkan penghuni, tetapi juga disukai para malaikat.

Kesimpulan

Kamis, 5 Februari 2026 bertepatan dengan 17 Syaban 1447 H menurut pemerintah, NU, dan Muhammadiyah. Selain memperhatikan kalender Hijriah, umat Islam juga dianjurkan menjaga rumah agar menjadi tempat yang penuh ketenangan, kebersihan, dan keberkahan. (Ai)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB