Bekasi, Porosjambimedia.com – Seorang pria berusia 30 tahun berinisial AS ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya yang berada di wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Penemuan jasad korban berawal dari kecurigaan rekan kerja karena pesan WhatsApp korban tidak lagi mendapat balasan selama dua hari.
Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuryanti, menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan pada Kamis (5/2/2026). Sebelumnya, AS sempat mengabari atasannya bahwa dirinya tidak dapat masuk kerja karena kondisi kesehatan yang menurun.
“Korban pada Senin (2/2) mengirim pesan kepada leader-nya melalui WhatsApp untuk izin tidak bekerja dengan alasan sakit,” ujar Wuryanti saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (6/2/2026).
Keesokan harinya, korban masih sempat merespons pesan. Namun sejak Rabu (4/2), nomor WhatsApp korban tidak lagi aktif sehingga menimbulkan kekhawatiran.
Merasa ada kejanggalan, rekan kerja korban mendatangi tempat kos bersama penghuni lain untuk memastikan kondisi AS. Setelah beberapa kali mencoba menghubungi dari luar kamar tanpa hasil, mereka akhirnya meminta izin pemilik kos untuk membuka kamar.
“Karena tidak ada respons, saksi dan pemilik kos memutuskan membuka jendela kamar secara paksa,” jelas Wuryanti.
Saat berhasil masuk, korban ditemukan sudah tidak bernyawa. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.
Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk penanganan lebih lanjut. (Dla)















