IHSG Terperosok Tajam, Pemerintah Nilai Pasar Masih Diliputi Ketidakpastian

- Redaksi

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Porosjambimedia.com – Pergerakan pasar saham nasional mengalami tekanan berat di awal pekan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru melemah tajam di luar ekspektasi, meski sebelumnya diyakini akan bergerak positif. Kondisi ini memicu respons dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Mengacu pada data perdagangan, IHSG dibuka di level 8.300-an, namun tak lama kemudian langsung bergerak turun drastis. Hingga akhir perdagangan Senin (2/2/2026), indeks ditutup di kisaran 7.922, mencatat penurunan hampir 5 persen atau lebih dari 400 poin dalam sehari.

Purbaya menilai tekanan pasar tersebut erat kaitannya dengan faktor ketidakpastian di sektor regulasi, khususnya menunggu kepastian pimpinan baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Situasi ini muncul setelah sejumlah pejabat tinggi OJK mengundurkan diri menyusul gejolak pasar modal yang sempat memicu penghentian sementara perdagangan dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga :  Jusuf Kalla: Iran Sulit Ditaklukkan karena Kekuatan Teknologi dan Sejarah Bangsa

Menurutnya, pelaku pasar cenderung bersikap menahan diri sampai ada kejelasan mengenai arah kebijakan dan kepemimpinan OJK ke depan. Ketidakpastian ini dinilai membuat investor memilih bersikap defensif.

Pemerintah, lanjut Purbaya, saat ini tengah menyiapkan pembentukan Panitia Seleksi untuk mengisi posisi strategis di OJK. Proses seleksi akan dilakukan secara terbuka dan transparan agar menghasilkan figur yang kredibel serta mampu memulihkan kepercayaan pasar.

Meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap solid. Ia bahkan menilai kondisi pelemahan pasar saat ini bisa menjadi peluang bagi investor jangka panjang untuk masuk di harga yang lebih menarik.

Baca Juga :  Siswa SMAN 4 Kerinci Lolos OSN Tingkat Kabupaten 2026, Siap Berlaga di Seleksi Provinsi

Menurutnya, tidak ada perubahan signifikan pada pondasi ekonomi nasional, dan prospek pertumbuhan ke depan masih tetap positif seiring perbaikan stabilitas kebijakan dan kepercayaan pasar.

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB