Jusuf Kalla: Iran Sulit Ditaklukkan karena Kekuatan Teknologi dan Sejarah Bangsa

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com – Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, mengungkapkan pandangannya terkait kekuatan pertahanan Iran di tengah dinamika geopolitik global yang terus memanas. Menurutnya, Iran merupakan salah satu negara yang sulit dikalahkan dalam konflik modern karena penguasaan teknologi militernya.

Pernyataan tersebut disampaikan JK saat memberikan kuliah umum di Universitas Indonesia, Depok, Selasa (7/4/2026). Ia menekankan bahwa pola perang saat ini telah berubah, dari yang sebelumnya mengandalkan kekuatan personel menjadi berbasis teknologi.

“Perang sekarang bukan lagi perang manusia semata, tetapi perang teknologi. Siapa yang menguasai teknologi, dia yang akan unggul,” ujar JK.

Dalam pemaparannya, JK membandingkan kondisi Iran dengan Palestina. Ia menilai perbedaan utama terletak pada kemandirian teknologi yang dimiliki masing-masing pihak.

Menurutnya, Iran mampu bertahan karena memiliki kemampuan teknologi, termasuk pengembangan infrastruktur pertahanan seperti terowongan dan persenjataan yang didukung oleh sumber daya manusia dari kalangan akademisi.

Baca Juga :  Luhut Kawal Gibran! Hilirisasi kemenyan jadi Misi baru Negara

Lebih jauh, JK menjelaskan bahwa kekuatan Iran tidak lepas dari akar sejarah bangsa Persia yang dikenal sebagai pusat ilmu pengetahuan sejak masa lalu. Ia menyinggung tokoh-tokoh besar seperti Al-Khwarizmi di bidang matematika dan Ibnu Sina dalam dunia kedokteran sebagai bukti kuatnya tradisi keilmuan tersebut.

“Sejak dahulu, bangsa Persia memiliki tradisi ilmu pengetahuan yang kuat, mulai dari matematika, kedokteran hingga astronomi. Ini menjadi fondasi penting dalam perkembangan teknologi mereka saat ini,” jelasnya.

Selain faktor ilmu pengetahuan, JK juga menyoroti aspek historis dan mentalitas bangsa Iran. Ia menyebut bahwa Iran memiliki pengalaman sejarah yang berbeda dibandingkan sejumlah negara di Timur Tengah lainnya.

Baca Juga :  Serangan Israel ke Beirut Selatan Memanas, Hizbullah Tolak Gencatan Senjata

Ia juga menyinggung peran Amerika Serikat dalam berbagai konflik global. Menurut JK, negara tersebut kerap menggunakan strategi tekanan politik dan ekonomi dalam konflik internasional.

“Banyak negara mulai memahami bahwa kekuatan besar tidak selalu menang dalam perang, dan sering kali konflik juga berkaitan dengan kepentingan ekonomi, termasuk penjualan senjata,” ujarnya.

Di akhir penyampaiannya, JK menekankan pentingnya memahami sejarah dalam mempelajari hubungan internasional. Ia mengingatkan bahwa dinamika global tidak bisa dilepaskan dari latar belakang sejarah dan perkembangan teknologi suatu bangsa. (Hst)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB