Pemerintah Masih Tunggu Isbat, Wamenag Berharap Awal Puasa 2026 Seragam

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com– Pemerintah belum menetapkan secara resmi awal Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026. Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii menegaskan bahwa penentuan awal bulan puasa tetap mengacu pada mekanisme sidang isbat yang menjadi tradisi penetapan kalender keagamaan nasional.

Syafii menjelaskan, sidang isbat akan kembali menjadi rujukan utama dalam menentukan 1 Ramadan. Meski demikian, ia menyampaikan harapan agar penetapan pemerintah nantinya dapat sejalan dengan keputusan organisasi keagamaan, khususnya Muhammadiyah.

Menurutnya, keseragaman awal puasa menjadi harapan banyak pihak karena dapat memperkuat kebersamaan umat Islam dalam menjalankan ibadah Ramadan. Ia menyinggung pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya, ketika penetapan awal puasa dapat berjalan beriringan.

Baca Juga :  Harga Emas Melonjak Jelang Akhir Tahun, Antam hingga UBS Kompak Naik Hari Ini

Hingga kini, Kementerian Agama belum mengumumkan jadwal resmi pelaksanaan sidang isbat Ramadan 1447 Hijriah. Pemerintah masih menunggu perkembangan data astronomi dan laporan rukyat sebagai bahan pertimbangan penetapan.

Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan tersebut didasarkan pada metode hisab hakiki yang digunakan Majelis Tarjih dan Tajdid dengan mengacu pada sistem Kalender Hijriah Global Tunggal.

Baca Juga :  Rutan Sungai Penuh Gelar Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Perbedaan metode penentuan awal bulan antara pemerintah dan Muhammadiyah kerap menjadi perhatian publik. Namun, pemerintah berharap tahun ini awal Ramadan dapat dimulai secara bersamaan demi menjaga keharmonisan umat.

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB