Jakarta, Porosjambimedia.com – Polemik yang melibatkan pesinetron Anrez Adelio dan Friceilda Prillea alias Icel terus bergulir. Icel sebelumnya mengaku tengah mengandung anak Anrez dan merasa tidak mendapat tanggung jawab, sehingga melaporkan Anrez ke kepolisian atas dugaan kekerasan seksual.
Menanggapi hal tersebut, Anrez Adelio melalui kuasa hukumnya, Ramzy Brata Sungkar, menyampaikan klarifikasi. Ramzy menegaskan bahwa kliennya bukanlah sosok yang lari dari tanggung jawab seperti yang dituduhkan.
“Pada prinsipnya, Anrez adalah pribadi yang bertanggung jawab,” ujar Ramzy saat ditemui awak media, Jumat (2/1/2026).
Namun demikian, Ramzy mengungkapkan bahwa terdapat tuntutan dari pihak pelapor yang dinilai berlebihan dan disampaikan dengan cara memaksa. Hal inilah yang membuat proses penyelesaian menjadi tidak mudah.
Lebih lanjut, pihak Anrez tidak menutup kemungkinan untuk menempuh jalur hukum apabila tidak ditemukan kesepakatan antara kedua belah pihak. Langkah tersebut disebut akan diambil sebagai upaya perlindungan hukum bagi Anrez.
“Jika tidak ada titik temu, tentu opsi hukum akan dipertimbangkan,” kata Ramzy.
Terkait laporan polisi yang dibuat oleh Icel, Ramzy menyatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima panggilan atau pemberitahuan resmi dari kepolisian. Ia memperkirakan undangan klarifikasi baru akan diterima dalam beberapa waktu ke depan.
“Belum ada panggilan. Berdasarkan tanggal laporan, kemungkinan sekitar dua minggu lagi baru ada agenda klarifikasi,” jelasnya.
Ramzy juga menegaskan bahwa Anrez Adelio secara tegas membantah seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Pihaknya menyatakan siap mengikuti proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. (Tin)















