Viral Isu 19 Ribu Sapi untuk MBG, Dadan Hindayana Beri Klarifikasi

- Redaksi

Sabtu, 25 April 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Porosjambimedia.com — Pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, terkait kebutuhan 19 ribu ekor sapi per hari untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu perdebatan di tengah publik.

Sejumlah kalangan mempertanyakan pernyataan tersebut, terutama karena menu MBG dinilai lebih sering menyajikan lauk seperti ayam, telur, dan ikan dibandingkan daging sapi.

Salah satu yang menyoroti hal ini adalah Panjono dari Universitas Gadjah Mada. Ia menilai angka tersebut perlu dikaji ulang dan disampaikan secara transparan kepada publik.

“Jika benar 19 ribu ekor sapi dipotong setiap hari, seharusnya daging sapi rutin muncul dalam menu. Namun faktanya, menu MBG lebih banyak didominasi protein lain,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Dadan memberikan klarifikasi bahwa angka 19 ribu ekor sapi bukanlah kondisi riil harian, melainkan simulasi perhitungan.

Baca Juga :  Diskominfo Mukomuko Studi Tiru ke Kota Sungai Penuh

Ia menjelaskan, angka tersebut muncul dari asumsi apabila seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Indonesia secara bersamaan menyajikan menu berbahan daging sapi.

“Ini hanya pengandaian. Jika satu SPPG memasak daging sapi, maka membutuhkan satu ekor sapi. Jadi tinggal dikalikan jumlah SPPG jika semuanya memasak menu yang sama di hari tertentu,” jelasnya.

Dalam satu kali proses memasak, kebutuhan daging sapi di satu SPPG diperkirakan mencapai 350 hingga 382 kilogram, atau setara satu ekor sapi untuk kebutuhan dagingnya saja.

Lebih lanjut, Dadan menegaskan bahwa program MBG tidak menerapkan menu seragam secara nasional. Kebijakan ini sengaja diambil untuk menghindari lonjakan permintaan bahan pangan yang dapat memicu kenaikan harga di pasaran.

Ia mencontohkan pengalaman saat perayaan ulang tahun Prabowo Subianto, di mana kebutuhan telur dalam jumlah besar sempat menyebabkan kenaikan harga.

Baca Juga :  Perkuat Sinergitas, Polres Kerinci dan Kejaksaan Negeri Pererat Kolaborasi dalam Penegakan Hukum

“Jika menu diseragamkan secara nasional, tekanan terhadap pasokan akan tinggi dan harga bisa naik. Karena itu, menu disesuaikan dengan potensi lokal dan preferensi masyarakat,” tambahnya.

BGN juga mendorong setiap daerah untuk memanfaatkan sumber daya pangan lokal agar distribusi bahan lebih merata serta menjaga stabilitas harga.

Dengan penjelasan ini, diharapkan masyarakat dapat memahami bahwa angka kebutuhan sapi tersebut bersifat simulatif, bukan angka konsumsi harian dalam program MBG. (Hst)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB