Jakarta, Porosjambimedia.com– Perselisihan antara Samira Farahnaz yang dikenal sebagai Doktif dengan Richard Lee semakin memanas. Polemik ini tidak hanya bergulir di ranah hukum, tetapi juga meluas ke ajakan boikot terhadap produk-produk kecantikan dan suplemen yang berkaitan dengan Richard Lee.2
Doktif menyuarakan seruan tersebut setelah menilai masih adanya peredaran produk yang dianggap bermasalah glggggglqgqt, termasuk skincare White Tomato. Ia menyampaikan harapannya agar aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap dugaan pelanggaran yang sedang diproses.
Menurut Doktif, ajakan menghentikan pembelian produk merupakan bentuk tekanan sosial terhadap pelaku usaha yang dinilai belum menunjukkan efek jera. Ia menyebut langkah ini sebagai bentuk tanggung jawab konsumen dalam menyikapi dugaan pelanggaran.
Kasus ini bermula dari laporan yang dilayangkan Doktif terkait dugaan penipuan konsumen dan pelanggaran izin edar. Seiring berjalannya waktu, Richard Lee telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.
Richard Lee sebelumnya mengajukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk menggugat status tersangkanya. Namun, permohonan tersebut ditolak hakim pada awal 2026, sehingga proses penyidikan oleh Polda Metro Jaya tetap berlanjut.
Perseteruan ini pun terus menjadi perhatian publik, terutama karena melibatkan figur yang memiliki pengaruh besar di industri kecantikan tanah air. (Tin)















