UE Redam Ketegangan dengan AS Usai Trump Urungkan Tarif Terkait Isu Greenland

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com – Uni Eropa memilih jalur diplomasi untuk menenangkan hubungan dengan Amerika Serikat setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana pengenaan tarif impor terhadap sejumlah negara Eropa. Ancaman tarif tersebut sebelumnya dipicu oleh sikap negara-negara Eropa yang mendukung Denmark dalam isu strategis Greenland.

Sebanyak 27 pemimpin Uni Eropa menggelar pertemuan tertutup di Brussels pada Kamis (22/1) dengan fokus utama menjaga stabilitas hubungan trans-Atlantik. Trump sempat mengancam memberlakukan tarif sebesar 10 persen terhadap negara-negara seperti Jerman, Prancis, Denmark, Swedia, Belanda, hingga Inggris dan Norwegia.

Situasi mulai mereda setelah Trump menarik ancamannya menyusul tercapainya kesepahaman awal mengenai Greenland bersama Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte. Kesepakatan tersebut dibahas di sela Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menegaskan bahwa Uni Eropa tetap memilih pendekatan tegas namun tidak provokatif. Ia menyebut UE akan terus memperkuat kemandirian strategis tanpa harus memperuncing konflik dengan Washington.

Baca Juga :  Akhirnya!! Polres Kerinci Tetapkan Satu Tersangka Berkas Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dalam beberapa hari terakhir, hubungan Eropa–AS sempat berada di titik rawan. Presiden Dewan Eropa Antonio Costa secara terbuka menyatakan adanya perbedaan nilai antara kedua belah pihak, meski tetap menekankan pentingnya saling menghormati antar sekutu.

Nada serupa disampaikan Kanselir Jerman Friedrich Merz yang mengingatkan bahwa aliansi Eropa dan Amerika telah terbangun selama lebih dari tujuh dekade dan tidak boleh runtuh hanya karena ketegangan sementara.

Meski mengedepankan dialog, Uni Eropa sejatinya telah menyiapkan langkah balasan jika konflik perdagangan kembali mencuat. Opsi tersebut mencakup tarif balasan senilai 93 miliar euro serta penggunaan Anti-Coercion Instrument (ACI), instrumen perdagangan yang memungkinkan pembatasan akses pasar bagi perusahaan AS di Eropa.

Namun hingga kini, langkah ekstrem tersebut belum diambil. Prancis mendukung sikap keras jika diperlukan, sementara Jerman memilih menahan diri demi mencegah eskalasi lebih lanjut.

Baca Juga :  Kerusuhan Nasional Iran Tewaskan Ratusan Orang, Pemerintah Umumkan Berkabung Tiga Hari

Pengamat menilai pembatalan tarif oleh Trump tidak lepas dari tekanan politik dalam negeri AS, termasuk gejolak pasar dan mendekatnya pemilu paruh waktu. Meski detail kesepakatan Greenland belum diungkap, isu ini diyakini hanya menjadi bagian dari manuver geopolitik Trump untuk menjaga citra politiknya.

Trump sendiri menegaskan komitmennya untuk tetap bekerja sama dengan Eropa dan NATO, seraya menutup babak ketegangan ini dengan nada optimistis. (Dta)

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB