Ketegangan Greenland Memanas: NATO Siaga, Trump Tetap Ngotot Ingin Menguasai

- Redaksi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Porosjambimedia.com– Peta politik kawasan Arktik kembali memanas setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka menyatakan niatnya untuk menguasai Greenland. Pulau otonom milik Denmark itu dinilai Washington memiliki posisi strategis dan kekayaan mineral yang penting bagi kepentingan keamanan nasional AS.

Merespons wacana tersebut, sejumlah negara anggota NATO bergerak cepat. Prancis, Swedia, Jerman, dan Norwegia mengumumkan pengiriman personel militer ke ibu kota Greenland, Nuuk, untuk menjalankan misi pengintaian. Aktivitas militer di wilayah tersebut diperkirakan meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Wakil Perdana Menteri Greenland, Mute Egede, menyebut kehadiran pasukan NATO akan disertai latihan rutin. “Akan ada lebih banyak penerbangan dan kapal militer di wilayah kami. Ini bagian dari penguatan pengawasan di kawasan Arktik,” ujarnya dalam konferensi pers.

• Belanda Ikut Ambil Bagian

Tak hanya empat negara itu, Belanda juga memutuskan terlibat dalam operasi bersama NATO. Menteri Pertahanan Belanda Rubens Brekelmans menegaskan bahwa Arktik memiliki arti vital bagi stabilitas aliansi.

Baca Juga :  POTENSI CUACA EKSTREM MASIH PERLU DIWASPADAI DI JANUARI 2024? TERNYATA BEGINI ANALISISNYA

“Keamanan Greenland adalah bagian dari keamanan kolektif NATO. Karena itu Belanda turut mengirim perwira angkatan laut untuk mendukung misi pengintaian,” kata Brekelmans.

Langkah ini diambil setelah pertemuan antara pejabat AS, Denmark, dan Greenland di Washington belum menghasilkan titik temu. Ketidaksepakatan mendasar mengenai masa depan pulau tersebut membuat negara-negara Eropa memilih meningkatkan kesiagaan.

•Gedung Putih Tegaskan Ambisi Trump

Meski tekanan internasional meningkat, pemerintahan Trump bergeming. Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt menegaskan bahwa pengerahan pasukan NATO tidak akan memengaruhi rencana presiden.

“Tujuan Presiden Trump tetap sama, yakni mengakuisisi Greenland demi kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat,” tegas Leavitt.

Ia juga mengungkapkan telah dibentuk kelompok kerja antara AS, Denmark, dan perwakilan Greenland untuk membahas aspek teknis rencana tersebut. Pertemuan lanjutan dijadwalkan berlangsung rutin setiap beberapa minggu.

Denmark: Rencana AS Langgar Kedaulatan

Pemerintah Denmark merespons keras sikap Washington. Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen menyebut keinginan AS mengambil alih Greenland sebagai langkah yang mustahil dan bertentangan dengan hukum internasional.

Baca Juga :  Dishub Sungai Penuh Buka Layanan Pengaduan Mudik, Kadishub Bagikan Nomor Pribadi

“Greenland adalah bagian dari Kerajaan Denmark. Gagasan untuk menguasainya melanggar prinsip kedaulatan dan tidak dapat diterima,” ujarnya.

Pernyataan ini mempertegas sikap Kopenhagen yang menolak segala bentuk intervensi terhadap wilayah otonom tersebut. Namun di sisi lain, Gedung Putih terus menekankan bahwa Greenland memiliki nilai strategis bagi pertahanan Amerika di kawasan utara.

Ketegangan diplomatik ini menandai babak baru perebutan pengaruh di Arktik, wilayah yang semakin penting seiring perubahan iklim dan terbukanya jalur ekonomi baru. (Dta)

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB