Denmark–Jerman Bangun Terowongan Bawah Laut 18 Km, Rampung 2029 dan Pangkas Waktu Tempuh Drastis

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com Denmark dan Jerman tengah merealisasikan proyek infrastruktur ambisius berupa terowongan bawah laut sepanjang 18 kilometer yang akan menjadi salah satu jalur transportasi paling monumental di Eropa.

Terowongan ini dirancang untuk menghubungkan Pulau Lolland di Denmark dengan Pulau Fehmarn di Jerman.

Proyek yang diberi nama Fehmarnbelt Fixed Link tersebut ditargetkan rampung pada 2029. Jika selesai sesuai rencana, terowongan ini akan masuk dalam jajaran terowongan kombinasi jalan raya dan rel kereta api terpanjang serta paling modern di dunia.

Keberadaan Fehmarnbelt diharapkan mengakhiri ketergantungan pada layanan feri yang selama ini melayani rute Rodby–Puttgarden. Selama ini, penyeberangan laut memakan waktu sekitar 45 menit, sementara terowongan baru akan memangkas waktu perjalanan menjadi sekitar tujuh menit dengan kereta api dan kurang dari 10 menit bagi kendaraan pribadi.

Pengelola proyek, Femern, menjelaskan bahwa metode terowongan terendam dipilih karena telah terbukti aman dan efisien untuk konstruksi bawah laut. Teknologi tersebut dikembangkan di Denmark dengan merujuk pada pengalaman pembangunan terowongan serupa, termasuk Terowongan Oresund.

Baca Juga :  Haggag Company Targetkan Impor 5000 ton biji Kopi Indonesia untuk Pasar Mesir Tahun 2025

Dari sisi keselamatan, Femern menegaskan bahwa proyek ini tidak akan mengganggu jalur pelayaran di Selat Fehmarn. Setelah beroperasi, terowongan dipastikan tidak menjadi hambatan bagi lalu lintas kapal. Selama masa pembangunan pun, aspek keselamatan maritim menjadi prioritas utama.

Terowongan Fehmarnbelt juga dirancang dengan standar keamanan tinggi, setara dengan jalan tol darat. Infrastruktur ini akan dilengkapi bahu jalan yang kuat serta jalur evakuasi darurat di sepanjang lintasan.

Dampak Besar bagi Pariwisata dan Ekonomi

Manfaat proyek ini tak hanya dirasakan di sektor transportasi. Di bidang pariwisata, Fehmarnbelt diperkirakan memicu lonjakan kunjungan wisatawan, khususnya dari Jerman dan negara-negara Eropa Tengah.

Kemudahan akses diyakini akan meningkatkan minat wisatawan untuk menjelajahi kawasan timur Denmark seperti Zealand, Lolland-Falster, hingga Pulau Mon. Berdasarkan proyeksi Femernbelt Development, jumlah wisatawan asal Jerman ke wilayah tersebut berpotensi menembus lima juta orang setelah terowongan beroperasi penuh.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Teken MoU dengan UNJA, Perkuat Kolaborasi Akademik 

Pelaku industri pariwisata lokal mulai bersiap menghadapi dampak ini dengan menambah kapasitas penginapan, meningkatkan kualitas layanan, serta menyediakan fasilitas berbahasa Jerman. Pemerintah Denmark pun turut mendukung dengan mengalokasikan dana khusus untuk promosi pariwisata internasional.

Lebih jauh, Fehmarnbelt akan berfungsi sebagai jalur penghubung strategis antara Skandinavia dan Eropa Tengah. Jalur kereta api di dalam terowongan nantinya terintegrasi dengan jaringan kereta cepat di kedua negara, memperkuat konektivitas regional dan mobilitas lintas negara. (Dta)

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB