Pemkab Lombok Timur Siapkan Tambahan Dana Darurat Pasca Terjangan Puting Beliung

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 03:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur, Porosjambimedia.com- Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, tengah mempersiapkan penambahan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebagai langkah antisipasi dan penanganan bencana alam, menyusul kejadian angin puting beliung yang merusak puluhan rumah warga di wilayah Sakra Timur.

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menilai alokasi dana BTT tahun anggaran 2025 saat ini belum memadai untuk merespons kebutuhan kebencanaan. Oleh karena itu, ia meminta adanya penyesuaian anggaran agar pemerintah daerah lebih siap menghadapi situasi darurat.

Menurutnya, penambahan anggaran tersebut tidak akan membebani keuangan daerah secara permanen karena dana yang tidak terpakai dapat dikembalikan ke kas daerah pada akhir tahun anggaran.

Baca Juga :  Tabrak Truk Parkir, Musisi Kerinci Meninggal dunia.

Selain rencana peningkatan BTT, Pemkab Lombok Timur telah merealisasikan dana penanganan awal sebesar Rp 98 juta untuk memperbaiki rumah-rumah warga yang terdampak angin puting beliung. Anggaran tersebut digunakan berdasarkan hasil verifikasi lapangan yang menunjukkan sebagian besar kerusakan bersifat ringan hingga sedang.

Pemerintah daerah menekankan pentingnya percepatan perbaikan rumah agar warga dapat segera kembali menempati tempat tinggalnya dengan aman dan nyaman. Untuk kerusakan ringan, masyarakat juga diharapkan dapat melakukan perbaikan secara mandiri.

Sebelumnya, bencana angin puting beliung melanda Dusun Kuangwai, Desa Menceh, Kecamatan Sakra Timur, pada Minggu siang. Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan yang bervariasi.

Baca Juga :  Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap II 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK e-KTP

Berdasarkan data pemerintah desa, sebanyak 74 rumah terdampak, terdiri dari sembilan rumah rusak berat, belasan rumah rusak sedang, dan sisanya mengalami kerusakan ringan. Selain kerusakan bangunan, bencana tersebut juga mengakibatkan lima warga mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan setempat. (Khy)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB