LUMAJANG, Porosjambimedia.com – Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada Kamis (21/5/2026) dini hari. Aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut ditandai dengan dua kali guguran lava pijar yang meluncur hingga sejauh 2 kilometer dari puncak kawah.
Hingga saat ini, status Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga.
Luncuran lava pijar terpantau mengarah ke kawasan Besuk Kobokan yang selama ini menjadi jalur aliran material vulkanik dari puncak Semeru.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sofian menyampaikan bahwa guguran lava pijar masih berada dalam radius aman dan belum mengancam kawasan permukiman warga.
Menurutnya, permukiman terdekat berada sekitar 8 kilometer dari puncak kawah sehingga hingga kini kondisi masih relatif aman.
Meski demikian, masyarakat diminta tetap mematuhi rekomendasi yang telah ditetapkan otoritas vulkanologi dan tidak melakukan aktivitas di kawasan rawan bencana.
Petugas juga mengingatkan warga agar mewaspadai potensi awan panas guguran serta banjir lahar yang sewaktu-waktu dapat terjadi di sepanjang aliran sungai berhulu di Gunung Semeru.
Selain itu, masyarakat diimbau tidak beraktivitas dalam radius 8 kilometer dari puncak kawah demi menghindari risiko bahaya akibat peningkatan aktivitas vulkanik.
Aktivitas Gunung Semeru terus dipantau secara intensif oleh petugas pos pengamatan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya erupsi lanjutan maupun peningkatan status gunung api. (Hst)














