Status Awas Masih Berlaku, Gunung Semeru Kembali Lontarkan Asap Pekat 1 Kilometer

- Redaksi

Minggu, 23 November 2025 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Porosjambimedia.com – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru belum menunjukkan tanda mereda setelah erupsi besar yang terjadi tiga hari sebelumnya. Pada Sabtu (22/11/2025) dini hari, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu kembali mengeluarkan kolom asap tebal yang menjulang hingga 1.000 meter dari area puncak.

Menurut laporan Badan Geologi Kementerian ESDM, pengamatan visual menyebutkan bahwa kondisi gunung terlihat jelas meski sesekali tertutup kabut tipis. Asap kawah berwarna putih dengan intensitas sedang hingga kuat terus membumbung ke udara pada pukul 00.10 WIB.

Cuaca di sekitar Semeru tercatat berubah-ubah sejak cerah hingga turun hujan ringan. Angin bertiup lemah menuju tenggara dan selatan, sementara suhu berada pada kisaran 21–24°C.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris: Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Kokoh Kan Semangat Nasionalisme

Di sisi kegempaan, aktivitas Semeru masih tinggi.

Tercatat 157 kali gempa letusan dengan amplitudo 10–22 mm, durasi 58–185 detik, serta sejumlah gempa lain yang menunjukkan adanya pergerakan material di dalam tubuh gunung.

Catatan lain meliputi 17 gempa guguran, 19 gempa hembusan, satu gempa vulkanik dalam, enam gempa tektonik jauh, serta satu getaran banjir berdurasi panjang dengan amplitudo 43 mm.

Badan Geologi kembali memperingatkan masyarakat untuk tidak mendekati sektor tenggara Gunung Semeru, khususnya sepanjang Besuk Kobokan dalam radius 20 kilometer dari puncak. Selain itu, warga juga diminta menjauhi bantaran sungai sejauh minimal 500 meter karena ancaman awan panas, lava pijar, dan aliran lahar masih sangat berpotensi terjadi.

Baca Juga :  Lestarikan Nilai Adat, Dandim 0417/Kerinci Hadiri Kenduri Sko.

Kewaspadaan juga perlu difokuskan pada aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru, termasuk Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta sungai-sungai kecil lainnya yang berpotensi membawa material vulkanik.

Gunung Semeru sebelumnya meletus pada Rabu (19/11) pukul 16.00 WIB. Usai kejadian itu, Badan Geologi menetapkan status level IV (Awas) yang masih berlaku hingga saat ini. (Hst)

Sumber Berita : detik.Com

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB