Gunung Semeru Erupsi Enam Kali, PVMBG Perketat Zona Larangan Aktivitas

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lumajang, Porosjambiemdia.com — Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali meningkat. Gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) tercatat mengalami enam kali erupsi dalam rentang waktu Rabu dini hari hingga pagi hari, dengan tinggi kolom letusan mencapai 700 hingga 900 meter di atas puncak.

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api Semeru, erupsi pertama terjadi pada pukul 00.26 WIB, disusul letusan berikutnya pada pukul 00.36 WIB. Aktivitas erupsi kembali teramati pada pagi hari masing-masing pukul 05.32 WIB, 05.53 WIB, 06.46 WIB, dan terakhir 09.37 WIB.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, menyampaikan bahwa erupsi pukul 06.46 WIB menghasilkan kolom letusan tertinggi yang mencapai sekitar 900 meter di atas puncak. Kolom abu tampak berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah utara dan timur laut.

Baca Juga :  Menjemput Sarjana Lewat Jalan Kematian Di Jambi

“Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 16 milimeter dan durasi sekitar 120 detik,” kata Sigit dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.

Sementara itu, erupsi pada pukul 09.37 WIB tidak teramati secara visual akibat kondisi cuaca, namun tercatat jelas pada alat seismik dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 105 detik.

Hingga saat ini, status Gunung Semeru berada pada Level III (Siaga). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) kembali menegaskan sejumlah rekomendasi keselamatan kepada masyarakat.

PVMBG melarang aktivitas apapun di sektor tenggara, khususnya di sepanjang Besuk Kobokan, dalam radius 13 kilometer dari puncak sebagai pusat erupsi. Selain itu, masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam jarak 500 meter dari sempadan sungai di sepanjang aliran Besuk Kobokan, karena berpotensi terdampak awan panas guguran dan aliran lahar hingga sejauh 17 kilometer.

Baca Juga :  Debit Air Meningkat, Warga Koto Pudung Siaga Hadapi Ancaman Banjir Batang Sangkir

“Masyarakat juga tidak diperkenankan melakukan kegiatan dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena berisiko terkena lontaran batu pijar,” tegas Sigit.

Warga di sekitar kawasan rawan bencana diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas, guguran lava, serta aliran lahar yang dapat terjadi di sepanjang sungai dan lembah berhulu di puncak Semeru, terutama di wilayah Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, termasuk sungai-sungai kecil yang menjadi anak aliran Besuk Kobokan. (Sfw)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB