Iran Buka Terbatas Selat Hormuz, Kapal Negara Ini Diizinkan Melintas di Tengah Konflik

- Redaksi

Kamis, 26 Maret 2026 - 01:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Porosjambimedia.com — Di tengah memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran, pemerintah Teheran mengambil kebijakan terbatas terkait akses Selat Hormuz. Jalur vital perdagangan energi dunia itu tetap dibuka, namun tidak untuk Amerika Serikat dan negara-negara sekutunya.

Selat Hormuz memiliki peran strategis karena menjadi jalur utama sekitar 20 persen distribusi minyak dari kawasan Timur Tengah ke berbagai negara di dunia.

Sebelumnya, pada 2 Maret 2026, penasihat senior Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Ebrahim Jabari, sempat mengumumkan penutupan selat tersebut. Ia bahkan memperingatkan bahwa kapal yang mencoba melintas tanpa izin berisiko diserang oleh militer Iran.

Situasi tersebut langsung berdampak pada lonjakan harga minyak global. Harga minyak mentah dunia melonjak tajam hingga menembus angka US$100 per barel, dari sebelumnya berada di kisaran US$65 sebelum konflik pecah. Minyak mentah Brent sebagai acuan internasional bahkan tercatat naik 2,5 persen menjadi US$105,70 per barel pada perdagangan 16 Maret 2026, atau meningkat lebih dari 40 persen dibanding akhir Februari.

Baca Juga :  Adly Fairuz Digugat Wanprestasi, Diduga Janjikan Kelulusan Akpol Bernilai Miliaran Rupiah

Kondisi ini mendorong sejumlah negara melakukan pendekatan diplomatik ke Iran guna mendapatkan izin melintas bagi kapal mereka.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengungkapkan bahwa beberapa negara telah meminta jalur aman bagi kapal mereka. Ia menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan militer Iran.

“Sejumlah negara telah mengajukan permintaan jalur aman, dan hal itu akan diputuskan oleh otoritas militer kami,” ujarnya, seperti dikutip dari Al Jazeera.

Meski demikian, Iran telah memberikan izin khusus kepada beberapa negara untuk melintasi Selat Hormuz. Berikut negara-negara yang diketahui mendapat akses:

1. Pakistan

Kapal tanker Aframax berbendera Pakistan dilaporkan berhasil keluar dari Teluk melalui Selat Hormuz pada 15 Maret 2026.

2. India

Iran memberikan pengecualian kepada sejumlah kapal India. Dua kapal tanker yang membawa gas petroleum cair dilaporkan telah melintas dengan aman menuju pelabuhan di India bagian barat.

3. Turki

Salah satu kapal milik Turki yang sempat tertahan di dekat wilayah Iran akhirnya diizinkan melintas setelah memperoleh persetujuan resmi dari otoritas Teheran.

Baca Juga :  Perkemahan Pramuka 2nd SIC Scout Camp 2025 Gandeng Kepanduan dan Pandu Putri Republik Arab Mesir di Port Said

4. China

China tengah melakukan negosiasi intensif dengan Iran untuk memastikan kapal pengangkut minyak mentah dan gas alam cair mereka tetap dapat melewati selat tersebut. Ketergantungan China terhadap energi dari Timur Tengah menjadi alasan utama upaya tersebut.

5. Prancis dan Italia

Kedua negara Eropa ini juga dilaporkan telah mengajukan permohonan resmi kepada Iran guna memperoleh izin melintas bagi kapal-kapal mereka.

Kebijakan selektif Iran ini menunjukkan bahwa Selat Hormuz kini menjadi alat strategis dalam tekanan geopolitik global, sekaligus berdampak langsung pada stabilitas pasokan energi dunia. (Sfw)

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB