Pemerintah Negosiasi Pembebasan Kapal Pertamina di Selat Hormuz, Iran Mulai Izinkan Negara Sahabat Melintas

- Redaksi

Senin, 30 Maret 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar, Porosjambimedia.com Pemerintah Indonesia masih berupaya membebaskan dua kapal tanker milik PT Pertamina yang tertahan di Selat Hormuz, di tengah kebijakan Iran yang mulai membuka akses terbatas bagi sejumlah negara.

Selat Hormuz merupakan jalur vital perdagangan minyak dunia yang sempat ditutup oleh Iran sebagai respons atas serangan militer Amerika Serikat dan Israel. Penutupan ini berdampak pada banyak kapal tanker internasional yang tidak dapat melintas, termasuk kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro milik Indonesia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa hingga saat ini pemerintah masih melakukan komunikasi intensif dengan pihak Iran untuk mencari solusi terbaik.

Baca Juga :  Satgas TMMD Kodim Kerinci Warnai Masjid Baitul Ikhlas Sungai Jernih

Ia mengakui proses negosiasi tidak mudah dan membutuhkan waktu karena tingginya antrean kapal yang juga terdampak situasi tersebut. Pemerintah pun meminta masyarakat untuk bersabar menunggu hasil dari proses diplomasi yang masih berlangsung.

Di tengah situasi tersebut, Iran mulai memberikan sinyal positif dengan menerapkan kebijakan buka-tutup jalur pelayaran di Selat Hormuz. Kebijakan ini dinilai menjadi angin segar bagi negara-negara yang kapalnya masih tertahan.

Iran diketahui telah memberikan izin melintas kepada beberapa negara yang dianggap memiliki hubungan baik, seperti China, Rusia, India, Irak, dan Pakistan. Selain itu, Malaysia juga termasuk negara yang telah memperoleh izin setelah melakukan komunikasi diplomatik dengan pihak Iran.

Baca Juga :  Kapal tabrak Jembatan Francis Scott Key hingga runtuh!

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, bahkan menyampaikan bahwa kapal tanker negaranya kini tengah dalam proses pembebasan dan diharapkan segera dapat kembali berlayar menuju negara asal.

Kondisi ini menunjukkan bahwa dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah masih sangat memengaruhi jalur distribusi energi global, termasuk kepentingan Indonesia dalam menjaga kelancaran pasokan energi nasional.

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB