Bandung, Porosjambimedia.com– Vertigo merupakan gangguan kesehatan yang ditandai dengan sensasi pusing berputar, seolah tubuh atau lingkungan sekitar bergerak tidak stabil. Kondisi ini kerap disertai mual, muntah, keringat dingin, hingga hilangnya keseimbangan, sehingga sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Menurut Kementerian Kesehatan RI, vertigo dibedakan menjadi dua jenis utama, yakni vertigo perifer yang berkaitan dengan gangguan telinga bagian dalam dan vertigo sentral yang disebabkan oleh masalah pada otak atau sistem saraf pusat.
Selain menjalani pengobatan medis, pengaturan pola makan juga memiliki peran penting dalam membantu mengontrol gejala vertigo. Asupan nutrisi yang tepat dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh, melancarkan aliran darah, serta menenangkan sistem saraf.
Makanan yang Dianjurkan untuk Penderita Vertigo
Beberapa jenis makanan berikut diketahui dapat membantu meredakan gejala vertigo jika dikonsumsi secara rutin.
1. Jahe
Jahe dikenal sebagai bahan alami yang efektif meredakan mual dan pusing. Kandungan gingerol dan shogaol di dalamnya memiliki sifat antiinflamasi dan membantu melancarkan peredaran darah. Jahe dapat dikonsumsi dalam bentuk teh, air rebusan, atau sebagai bumbu masakan.
2. Pisang
Pisang kaya akan kalium yang berfungsi menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Nutrisi ini penting untuk mencegah penumpukan cairan di telinga bagian dalam yang dapat memicu vertigo.
3. Bayam
Bayam mengandung magnesium dan vitamin E yang berperan dalam menjaga fungsi saraf serta elastisitas pembuluh darah. Konsumsi bayam secara teratur dapat membantu mengurangi rasa pusing dan menjaga suplai darah ke otak.
4. Alpukat
Alpukat merupakan sumber vitamin B6 dan magnesium yang baik untuk kesehatan sistem saraf. Buah ini juga membantu menjaga stamina dan mengurangi kelelahan yang sering menyertai vertigo.
5. Air Putih
Dehidrasi dapat memperparah gejala vertigo. Oleh sebab itu, mencukupi kebutuhan cairan harian dengan minum air putih sangat dianjurkan untuk menjaga sirkulasi darah dan fungsi otak.
6. Stroberi
Stroberi kaya akan vitamin C dan antioksidan yang membantu melindungi sel-sel telinga bagian dalam dari kerusakan. Kandungan ini berperan dalam mengurangi risiko vertigo kambuh.
7. Kuning Telur
Kuning telur merupakan sumber vitamin D yang penting untuk menjaga keseimbangan tubuh. Kekurangan vitamin D diketahui dapat meningkatkan risiko gangguan keseimbangan.
8. Serai
Serai memiliki efek relaksasi yang dapat membantu meredakan mual dan pusing. Minuman herbal dari rebusan serai kerap dimanfaatkan sebagai terapi alami untuk vertigo ringan.
Makanan yang Sebaiknya Dihindari Penderita Vertigo
Selain memilih makanan yang tepat, penderita vertigo juga perlu membatasi beberapa jenis makanan berikut.
1. Alkohol
Alkohol dapat memperburuk gangguan keseimbangan dan memicu dehidrasi, sehingga meningkatkan risiko vertigo kambuh.
2. Makanan Tinggi Garam
Asupan garam berlebihan dapat mengganggu keseimbangan cairan di telinga bagian dalam. Oleh karena itu, penderita vertigo disarankan membatasi makanan asin.
3. Makanan dan Minuman Manis
Kandungan gula tinggi dapat memicu lonjakan gula darah yang berujung pada sakit kepala dan pusing.
4. Kafein
Kafein dalam kopi, teh tertentu, minuman energi, dan cokelat dapat memperparah dengungan di telinga serta meningkatkan gejala vertigo.
5. Makanan Pedas
Makanan pedas berlebihan dapat memengaruhi aliran darah dan memicu sensasi pusing pada sebagian penderita vertigo.
Dengan mengatur pola makan yang sehat dan seimbang, penderita vertigo dapat membantu mengurangi frekuensi kekambuhan serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. (Ai)















