Pengumuman UMP Mundur, Aksi Buruh Dibatalkan dan Dijadwalkan Ulang

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com – Rencana aksi besar dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh yang sedianya digelar di kawasan Istana Merdeka dan DPR RI pada Senin (24/11/2025) resmi dibatalkan.

Penundaan demonstrasi itu terjadi setelah pemerintah memutuskan menunda pengumuman Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 yang awalnya dijadwalkan pada 21 November 2025.

Presiden KSPI sekaligus Ketua Partai Buruh, Said Iqbal, menjelaskan bahwa penundaan aksi dilakukan karena tuntutan buruh agar pengumuman UMP tidak dilakukan pada 21 November telah dipenuhi oleh pemerintah.

“Agenda aksi puluhan ribu buruh pada 24 November 2025 kami tunda, karena tuntutan utama kami—yaitu meminta pemerintah tidak mengumumkan UMP lebih dulu—sudah dipenuhi. Maka aksi tersebut otomatis kami batalkan,” ujar Said Iqbal.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa aksi buruh tetap akan digelar apabila pengumuman UMP 2026 yang akan disampaikan pemerintah tidak sesuai ekspektasi kaum pekerja. Selain demonstrasi, buruh juga menyiapkan rencana mogok nasional apabila dianggap diperlukan.

Baca Juga :  KAMMI Peduli Panti”, Sambangi dan beri bantuan panti asuhan putra Muhammadiyah kabupaten KERINCI 

Said Iqbal menjelaskan bahwa pihaknya telah mengajukan tiga opsi kenaikan UMP 2026, yaitu:

1. Kenaikan 8,5%–10,5%

Berdasarkan inflasi 3,26% dan pertumbuhan ekonomi 5,2% dengan indeks tertentu 1,0 — menghasilkan kenaikan 8,46% yang dibulatkan menjadi 8,5%. Sementara kenaikan maksimal 10,5% mengacu pada daerah dengan pertumbuhan ekonomi sangat tinggi, seperti Maluku Utara.

2. Kenaikan 7,77%

Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS), dengan inflasi 2,65% dan pertumbuhan ekonomi 5,12% selama periode Oktober 2024–September 2025 menggunakan indeks tertentu 1,0

3. Kenaikan 6,5%

Angka ini disamakan dengan kenaikan UMP 2025 yang ditetapkan Presiden Prabowo, dengan pertimbangan kondisi makro ekonomi tahun ini yang relatif stabil dan mirip dengan tahun sebelumnya.

Said Iqbal menambahkan bahwa buruh akan menggelar aksi besar-besaran jika pemerintah menetapkan indeks tertentu di kisaran 0,2–0,7 yang dinilai terlalu rendah dan tidak berpihak kepada pekerja.

Baca Juga :  Tragedi Kebakaran Mal Karachi: 14 Tewas, Puluhan Orang Masih Terjebak di Reruntuhan

“Jika itu yang dipilih, kami pastikan akan ada gelombang aksi nasional serta mogok nasional yang diperkirakan berlangsung pada minggu kedua hingga minggu keempat Desember 2025 dan melibatkan lebih dari lima juta buruh di ribuan perusahaan,” tegasnya.

Seluruh aksi buruh nantinya disebut akan digelar secara konstitusional dan damai, sesuai Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja serta Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 mengenai Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. (Hst)

Sumber Berita : detik.Com

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB