Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni

- Redaksi

Selasa, 8 September 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG, Porosjambimedia.com – Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) turut memengaruhi pola perjalanan masyarakat. Setelah operasional penerbangan di Bandara Internasional Radin Inten II ditutup sementara, sebagian masyarakat beralih menggunakan jalur laut melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Kondisi tersebut terlihat dari meningkatnya jumlah penumpang yang melakukan penyeberangan menuju Pulau Jawa dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, total penumpang yang tercatat menyeberang sejak terjadinya aktivitas erupsi mencapai 4.842 orang.

Rinciannya, sebanyak 1.361 penumpang tercatat melakukan perjalanan pada Jumat, kemudian 1.365 penumpang pada Sabtu. Jumlah tersebut mengalami peningkatan cukup signifikan pada Minggu dengan mencapai 2.116 penumpang.

Kenaikan juga terlihat pada volume kendaraan yang menggunakan jasa penyeberangan. Pada Jumat tercatat sebanyak 7.371 kendaraan, kemudian Sabtu sebanyak 6.736 kendaraan, dan kembali meningkat pada Minggu menjadi 7.751 kendaraan.

ASDP Pastikan Layanan Tetap Berjalan

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, memastikan pelayanan penyeberangan tetap diupayakan berjalan secara optimal di tengah kondisi pascaaktivitas Gunung Anak Krakatau.

Baca Juga :  Kenduri Sko 6 Luhah, Wako Alfin Dianugerahi Gelar Adat Depati Susun Negroi Tanoh Sunge Pnoh

Menurutnya, keselamatan penumpang maupun pelayaran menjadi perhatian utama dalam setiap keputusan operasional.

Partogi mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan regulator dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Langkah tersebut dilakukan agar operasional penyeberangan dapat disesuaikan dengan kondisi terbaru di lapangan.

“Keselamatan pengguna jasa dan pelayaran merupakan prioritas utama kami. Dalam situasi pasca aktivitas GAK, kami terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan regulator serta BMKG agar setiap keputusan operasional dapat dilakukan secara tepat dengan mempertimbangkan kondisi terkini di lapangan,” ujar Partogi, Senin (7/9/2026).

Penumpang Diminta Pantau Informasi Resmi

Menghadapi peningkatan aktivitas perjalanan, masyarakat yang akan menggunakan jasa penyeberangan melalui Bakauheni diminta mempersiapkan perjalanan dengan baik.

Partogi juga mengingatkan calon penumpang agar selalu memantau informasi resmi terkait kondisi cuaca dan perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau sebelum berangkat.

Selain memastikan tiket telah tersedia, pengguna jasa diminta mematuhi seluruh aturan dan arahan petugas selama berada di kawasan pelabuhan maupun ketika berada di atas kapal.

Baca Juga :  ATR/BPN Targetkan Pembaruan Jutaan Sertifikat Tanah Lama Demi Data Pertanahan Lebih Akurat

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengutamakan keselamatan. Pastikan tiket dan perjalanan telah dipersiapkan dengan baik, pantau informasi resmi sebelum berangkat, dan ikuti seluruh ketentuan serta arahan petugas selama berada di area pelabuhan maupun kapal,” katanya.

Dengan meningkatnya aktivitas penyeberangan, koordinasi antara operator, regulator dan instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap dapat berlangsung dengan memperhatikan aspek keselamatan.

Pelabuhan Bakauheni sendiri menjadi salah satu jalur penting penghubung Pulau Sumatera dan Jawa, sehingga kondisi operasionalnya menjadi perhatian di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. (Hst)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Karhutla Kalimantan Makin Jadi Perhatian, 12.880 Personel Dikerahkan dan Sumur Bor Ditambah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB