Indonesia Siapkan Ribuan Prajurit untuk Misi Perdamaian Gaza, TNI Masuk Tahap Latihan Intensif

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com– Pemerintah Indonesia melalui TNI tengah mematangkan persiapan pengiriman ribuan personel ke Jalur Gaza dalam rangka misi perdamaian internasional. Jumlah pasukan yang disiapkan diperkirakan setara satu brigade, yakni sekitar 5.000 hingga 8.000 prajurit.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan bahwa tahap latihan sudah mulai dilakukan. Personel yang dipersiapkan mencakup satuan zeni, tenaga kesehatan, serta unsur pendukung lainnya yang biasa terlibat dalam operasi perdamaian.

Menurutnya, hingga kini jumlah pasti pasukan yang akan diberangkatkan masih dalam tahap pembahasan dan negosiasi di tingkat lebih tinggi. TNI AD saat ini fokus pada kesiapan teknis dan pelatihan personel.

Potensi Jadi Pasukan Asing Pertama

Sejumlah media Israel melaporkan bahwa Indonesia berpeluang menjadi negara pertama yang benar-benar mengirimkan pasukan dalam kerangka Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF).

Disebutkan bahwa lokasi penempatan pasukan berada di wilayah selatan Gaza, di antara Rafah dan Khan Younis. Meski belum ada tanggal pasti kedatangan, sejumlah fasilitas penunjang dilaporkan mulai dipersiapkan.

Baca Juga :  Viral Isu 19 Ribu Sapi untuk MBG, Dadan Hindayana Beri Klarifikasi

ISF nantinya bertugas mengawasi jalannya gencatan senjata dan menjaga stabilitas wilayah perbatasan. Pasukan ini disebut tidak akan terlibat langsung dalam operasi militer terhadap Hamas, melainkan fokus pada pengamanan dan pengawasan.

Koordinasi dengan Pihak Internasional

Laporan lain menyebutkan Indonesia akan mengirim tim awal ke pusat komando Amerika Serikat untuk membahas teknis pengerahan, termasuk aturan keterlibatan dan mekanisme koordinasi di lapangan.

Tugas utama yang diproyeksikan antara lain pengamanan pembangunan awal wilayah Rafah serta pengawasan lokasi penyimpanan senjata apabila terdapat proses penyerahan senjata dalam kesepakatan damai.

Hingga saat ini, pihak TNI belum memberikan keterangan resmi terkait detail teknis penempatan sebagaimana diberitakan sejumlah media asing.

Bagian dari Dewan Perdamaian Internasional

Keterlibatan Indonesia merupakan bagian dari partisipasi dalam Dewan Perdamaian internasional yang dibentuk guna mengawal stabilisasi dan rekonstruksi Gaza pascakonflik.

Dewan ini memiliki mandat membentuk Pasukan Stabilisasi Internasional, membantu pengamanan perbatasan, mendukung proses demiliterisasi, serta mendorong pembentukan pemerintahan teknokrat Palestina.

Baca Juga :  Banjir Rendam Kebon Pala, Brimob Lakukan Penyelamatan Warga Rentan

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri pertemuan perdana Dewan Perdamaian di Washington pada 19 Februari mendatang.

Pemerintah Indonesia menyatakan partisipasi ini memiliki arti strategis, terutama untuk memastikan proses transisi Gaza tetap mengarah pada solusi dua negara dan tidak mengabaikan hak-hak rakyat Palestina.

Sorotan Publik dan Pengamat

Langkah ini menuai beragam respons di dalam negeri. Sebagian warganet mempertanyakan urgensi keterlibatan Indonesia, sementara pengamat hubungan internasional menilai peran aktif Indonesia justru dapat memperkuat posisi diplomasi RI di panggung global.

Namun demikian, pengamat menekankan pentingnya agenda yang jelas dan terukur agar partisipasi Indonesia tetap konsisten dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif dan komitmen terhadap keadilan bagi Palestina. (Dta)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB