Jakarta, Porosjambimedia.com – Banjir kembali melanda wilayah Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, setelah intensitas hujan tinggi menyebabkan luapan air merendam permukiman warga. Ketinggian air di sejumlah titik aktivitas masyarakat sejak pagi hari.
Merespons kondisi tersebut, Satuan Brimob Polda Metro Jaya mengerahkan tim pencarian dan pertolongan untuk membantu warga yang terdampak. Puluhan personel dari Batalyon B Pelopor diterjunkan ke lokasi guna melakukan penyelamatan serta pemantauan situasi lapangan.
Fokus utama evakuasi diarahkan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, warga lanjut usia, serta ibu hamil, yang dinilai memiliki risiko lebih besar jika tetap berada di rumah yang terendam banjir. Proses evakuasi dilakukan dengan peralatan SAR dan pengamanan ketat demi memastikan keselamatan seluruh warga.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol Henik Maryanto, menyampaikan bahwa keterlibatan Brimob merupakan bagian dari tugas kemanusiaan Polri dalam situasi darurat. Selain mengevakuasi warga, personel juga melakukan pengecekan menyeluruh di wilayah terdampak untuk memastikan tidak ada masyarakat yang terjebak.
“Prioritas kami adalah keselamatan jiwa. Seluruh personel disiagakan untuk membantu warga hingga kondisi benar-benar aman,” ujarnya.
Di tengah kondisi banjir, Brimob juga melakukan pengamanan lingkungan untuk mencegah potensi tindak kriminal di rumah-rumah warga yang ditinggalkan sementara waktu. Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat mengungsi dengan tenang tanpa kekhawatiran kehilangan harta benda.
Hingga laporan ini disusun, belum ada informasi mengenai korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur berat. Namun, aktivitas warga masih terganggu akibat genangan air yang belum sepenuhnya surut.
Kepolisian menegaskan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait serta memantau perkembangan situasi di lapangan. Kehadiran aparat di tengah bencana diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mempercepat proses penanganan bagi warga terdampak banjir. (Khy)















