Indonesia Tak Terikat Permanen di Board of Peace, Pakar Nilai Diplomasi Prabowo Diakui Dunia

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com – Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa keikutsertaan RI dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak bersifat permanen. Keputusan tersebut dinilai mencerminkan kehati-hatian diplomatik sekaligus kepercayaan internasional terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Pakar Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran (Unpad), Teuku Rezasyah, menilai reputasi diplomatik Indonesia saat ini berada pada posisi yang kuat di mata dunia. Menurutnya, Presiden Prabowo telah memperoleh pengakuan internasional sejak awal masa kepemimpinannya.

“Reputasi diplomatik Indonesia dan kualitas kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah mendapatkan apresiasi langsung dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump,” ujar Teuku kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).

Ia berpandangan, meski keanggotaan Indonesia di BoP tidak bersifat tetap, RI tetap memiliki ruang strategis untuk memengaruhi arah kebijakan forum tersebut. Salah satu fokus utama Indonesia, kata Teuku, adalah memperjuangkan isu Palestina secara terbuka dan bermartabat.

Baca Juga :  Dari Davos, Presiden Prabowo Ajak Pemimpin Dunia Hadiri Ocean Impact Summit 2026 di Bali

“Dalam forum BoP, Indonesia berpotensi menyampaikan gagasan secara sejajar dengan Amerika Serikat, berbekal pengalaman diplomasi panjang di PBB, OKI, dan Liga Arab, serta idealisme dalam membela masa depan rakyat Palestina,” jelasnya.

Teuku juga mendukung keputusan pemerintah yang tidak mengikat Indonesia sebagai anggota permanen. Dengan status tersebut, Indonesia memiliki fleksibilitas untuk menarik diri jika arah kebijakan BoP bertentangan dengan prinsip politik luar negeri RI.

“Indonesia harus tetap bebas menentukan sikap. Jika BoP menyimpang dari nilai perdamaian dan keadilan yang kita junjung, RI memiliki hak penuh untuk mundur,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa keanggotaan Indonesia di Board of Peace memang tidak bersifat permanen dan dapat dihentikan sewaktu-waktu.

“Keanggotaan ini tidak mengikat. Indonesia memiliki kebebasan untuk menarik diri kapan saja,” kata Teddy dalam keterangan resminya, Kamis (5/2).

Baca Juga :  Kapolres Kerinci Ngopi Bersama Warga Sandaran Galeh, Bahas Narkoba hingga Judi Online

Teddy menambahkan, keterlibatan Indonesia merupakan langkah nyata untuk berkontribusi langsung dalam upaya mendorong gencatan senjata di Gaza. Dengan bergabung dalam BoP, Indonesia tidak hanya hadir secara simbolis, tetapi turut memiliki suara dalam proses pengambilan keputusan.

Terkait isu kontribusi dana sebesar USD 1 miliar, Teddy menegaskan bahwa dana tersebut ditujukan untuk rekonstruksi Gaza dan tidak bersifat wajib. Hingga saat ini, Indonesia juga belum berada pada tahap pembayaran. (Dta)

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB