Tak Lagi Terlalu Pahit, Ini 3 Trik Mengolah Pare agar Tumisan Lebih Nikmat

- Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com Pare dikenal sebagai sayuran dengan rasa pahit yang khas. Meski begitu, pare tetap digemari karena kaya nutrisi dan lezat jika diolah dengan tepat, terutama sebagai tumisan yang dipadukan dengan aneka lauk seperti tempe, tahu, atau ikan asin.

Rasa pahit pada pare sebenarnya bisa dikurangi dengan teknik sederhana yang mudah dilakukan di rumah. Dengan pengolahan yang tepat sebelum dimasak, pare dapat menghasilkan cita rasa yang lebih seimbang dan tidak menyengat di lidah.

Berikut tiga cara praktis untuk mengurangi rasa pahit pare agar hasil tumisan lebih sedap dan menggugah selera.

*Cara Mudah Mengurangi Pahit Pare*

1. Lumuri dan Remas dengan Garam

Garam menjadi bahan paling umum untuk mengurangi pahit pare. Iris pare sesuai selera, lalu taburi dengan garam secukupnya. Remas-remas hingga pare mengeluarkan air, kemudian bilas sampai bersih.

Baca Juga :  Anak Mengalami Obesitas, Apakah Tumbuh Kembangnya Masih Bisa Optimal?

Agar hasilnya maksimal, proses ini bisa diulang sebanyak dua hingga tiga kali sebelum pare dimasak.

2. Rendam dengan Air Panas

Teknik lain yang cukup efektif adalah merendam pare menggunakan air panas. Setelah pare dicuci dan diiris, rendam dalam air panas selama kurang lebih lima menit.

Jika ingin hasil yang lebih optimal, gunakan air mendidih. Setelah direndam, bilas pare dengan air dingin dan tiriskan sebelum diolah.

3. Rebus Bersama Daun Jambu

Daun jambu dikenal memiliki kemampuan menetralkan rasa pahit. Siapkan beberapa lembar daun jambu yang sudah dicuci bersih, lalu rebus bersama potongan pare selama 15–20 menit.

Baca Juga :  Peduli bayi prematur, Putra Jambi siapkan Inkubator Gratis kerjasama dengan Yayasan Bayi Prematur Indonesia

Setelah proses perebusan selesai, tiriskan pare dan buang air rebusannya. Pare siap diolah menjadi berbagai menu tumisan yang lebih nikmat.

Dengan menerapkan salah satu dari cara di atas, rasa pahit pare bisa ditekan tanpa menghilangkan tekstur dan manfaat gizinya. Tumisan pare pun menjadi lebih ramah di lidah dan cocok disantap bersama keluarga. (Ai)

Berita Terkait

Kemenag Kerinci Matangkan Persiapan Pelaksanaan OMI Tingkat Kabupaten Tahun 2026
Kenali BPA pada Wadah Air Minum, Ini Langkah Bijak untuk Menjaga Keamanan Keluarga
4 Tips Cegah Kolesterol Naik Saat Idul Adha, Tetap Bisa Nik
Rutin Jalan Kaki 5.000 Langkah Setiap Pagi, Ini 2 Manfaat Besarnya untuk Kesehatan
5 Manfaat Sarapan 2 Telur Rebus Setiap Hari, dari Energi hingga Kesehatan Otak
Tumit Kasar dan Pecah-pecah? Ini 3 Cara Praktis Rekomendasi Doris Day
Manfaat dan Kandungan Gizi Ubi Rebus, Benarkah Cocok untuk Diet?
Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di Sungai Penuh, Pendaftaran Dibuka Hingga Juni 2026
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB