Tragedi Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol: 39 Tewas, Ratusan Luka-luka

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com– Insiden mengerikan mengguncang dunia transportasi Spanyol setelah dua kereta berkecepatan tinggi bertabrakan di wilayah Andalusia pada Minggu (18/1) malam waktu setempat. Peristiwa tersebut menewaskan puluhan penumpang dan melukai lebih dari seratus orang lainnya.

Data terkini menyebutkan sedikitnya 39 orang meninggal dunia, sementara 120 orang mengalami luka-luka dengan berbagai tingkat keparahan. Sejumlah korban berada dalam kondisi kritis dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit terdekat.

Menteri Transportasi Spanyol, Oscar Puente, mengonfirmasi bahwa sebagian besar korban telah dievakuasi. Namun ia memperingatkan bahwa jumlah korban masih mungkin bertambah seiring proses pencarian di dalam gerbong yang hancur.

Tergelincir Sebelum Bertabrakan

Menurut otoritas perkeretaapian Adif, kecelakaan bermula ketika kereta cepat rute Malaga–Madrid keluar jalur di dekat Adamuz, sekitar 200 kilometer dari Malaga. Kereta tersebut meluncur ke rel berlawanan dan bertabrakan dengan rangkaian lain yang datang dari arah berlawanan.

Benturan keras membuat beberapa gerbong terbalik dan ringsek parah. Tim penyelamat menggambarkan lokasi kejadian seperti “medan perang” dengan logam yang terlipat menjebak para penumpang di dalamnya.

Baca Juga :  Strategi Sukses Bangun Bisnis Kos-kosan agar Menguntungkan

*Evakuasi Penuh Tantangan*

Kepala pemadam kebakaran setempat, Francisco Carmona, menyebut proses penyelamatan menjadi sangat sulit karena struktur gerbong yang bengkok. Petugas bahkan harus memotong badan kereta untuk menjangkau korban yang masih hidup.

“Kami menghadapi situasi sangat kompleks. Beberapa korban meninggal harus dipindahkan lebih dulu agar kami bisa menyelamatkan yang masih bernapas,” ujarnya dengan nada haru.

*Duka Nasional*

Raja Felipe VI dan Ratu Letizia menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Istana kerajaan menyebut tragedi ini sebagai luka besar bagi bangsa Spanyol.

Sementara itu, seluruh layanan kereta cepat yang menghubungkan Madrid dengan kota-kota di Andalusia seperti Seville, Cordoba, Malaga, dan Huelva dihentikan sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan.

*Kesaksian Mencekam*

Sejumlah penumpang yang selamat menggambarkan detik-detik tabrakan seperti mimpi buruk. Seorang jurnalis yang berada di dalam kereta mengatakan guncangannya terasa seperti gempa bumi.

Baca Juga :  Israel Lancarkan Serangan ke Lebanon Selatan, Empat Orang Tewas Termasuk Balita

Penumpang lain mengaku harus memecahkan jendela menggunakan palu darurat untuk menyelamatkan diri. “Ini seperti film horor, semua orang berteriak dan kaca berhamburan,” tutur Lucas Meriako, salah satu saksi mata.

*Terburuk dalam Satu Dekade*

Insiden ini menjadi kecelakaan kereta paling mematikan kedua dalam sejarah modern Spanyol setelah tragedi 2013 di Santiago de Compostela yang menewaskan 80 orang.

Pemerintah Spanyol berjanji akan melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan dan mengevaluasi standar keselamatan jaringan kereta cepat yang selama ini menjadi kebanggaan negara tersebut. (Dta)

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB