Pemerintah Terapkan Program Padat Karya untuk Pulihkan Sawah Petani Korban Bencana di Sumatera

- Redaksi

Minggu, 18 Januari 2026 - 01:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com– Pemerintah pusat akan memberikan penghasilan langsung kepada petani yang lahannya rusak akibat bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui program rehabilitasi berbasis padat karya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa pemulihan sektor pertanian dilakukan dengan melibatkan pemilik lahan secara langsung. Petani akan memperbaiki sawah mereka sendiri, sementara seluruh biaya pekerjaan ditanggung oleh negara.

Menurut Amran, skema ini tidak hanya bertujuan mempercepat pemulihan lahan pertanian, tetapi juga memastikan petani tetap memiliki sumber pendapatan selama proses rehabilitasi berlangsung. Pemerintah menyediakan bantuan penuh mulai dari benih, pengolahan lahan, hingga perbaikan saluran irigasi.

“Petani bekerja di lahan miliknya sendiri dan mendapatkan upah harian. Semua kebutuhan produksi ditanggung pemerintah pusat sesuai arahan Presiden,” ujar Amran dalam pernyataan resmi, Sabtu (17/1/2026).

Baca Juga :  Warga Diajak Semarakkan HUT Kota Sungai Penuh ke-17, Yuk Pasang Twibbon dan Tunjukkan Kebanggaanmu!

Ia menambahkan, pendekatan padat karya ini dirancang agar seluruh pemilik sawah terdampak terlibat aktif dan memperoleh penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Data Kementerian Pertanian mencatat luas lahan pertanian terdampak bencana di tiga provinsi tersebut mencapai sekitar 98 ribu hektare. Di Aceh sendiri, sekitar 10 ribu hektare sawah menjadi prioritas rehabilitasi dengan kebutuhan tenaga kerja mencapai 200 ribu hari orang kerja (HOK) yang dibayar secara harian.

Pemerintah menargetkan perbaikan lahan dengan tingkat kerusakan ringan hingga sedang dapat diselesaikan dalam waktu maksimal tiga bulan. Target ini berlaku untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat secara bersamaan.

Baca Juga :  MK Pertegas Skema Royalti Musik, Gugatan 29 Musisi Termasuk Ariel NOAH dan Raisa Dikabulkan Sebagian

Selain mengandalkan tenaga petani, proses rehabilitasi juga didukung pemanfaatan teknologi pertanian modern. Traktor digunakan untuk pengolahan tanah, jaringan irigasi diperbaiki secara intensif, dan lahan yang tertutup lumpur tebal ditangani menggunakan teknologi drone.

Amran menegaskan pemerintah tidak melibatkan kontraktor besar dalam program ini, karena tujuan utama kebijakan adalah memberikan manfaat ekonomi langsung bagi petani terdampak bencana. (Khy)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB