Luwu Utara, Porosjambimedia.com – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara resmi menjalin kerja sama dengan Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan untuk melakukan perbaikan jembatan gantung yang berada di wilayah Kecamatan Masamba. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim.
Penandatanganan MoU berlangsung di ruang kerja Bupati Luwu Utara, Rabu (14/1/2026). Adapun jembatan yang menjadi fokus perbaikan merupakan jembatan gantung penghubung antara Desa Laba dan Desa Pombakka yang selama ini menjadi akses utama masyarakat setempat.
Bupati Andi Rahim menyampaikan apresiasinya atas kesiapan dan inisiatif Batalyon D Pelopor Brimob Polda Sulsel dalam mendukung perbaikan infrastruktur daerah, khususnya jembatan gantung yang memiliki peran vital bagi aktivitas warga.
Kerja sama ini, lanjut Andi Rahim, merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat. Perbaikan jembatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan mobilitas warga, termasuk akses menuju sekolah serta pusat kegiatan ekonomi.
Ia juga menegaskan bahwa program perbaikan jembatan gantung sejalan dengan arahan langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya memastikan infrastruktur penghubung di wilayah terpencil dapat digunakan secara aman dan layak.
Dengan diperbaikinya jembatan tersebut, pemerintah daerah berharap roda perekonomian masyarakat dapat berjalan lebih lancar serta aktivitas pendidikan anak-anak tidak lagi terkendala akses.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara telah mengusulkan perbaikan dan pembangunan sebanyak 37 jembatan gantung yang tersebar di berbagai kecamatan. Usulan tersebut merupakan hasil pendataan dan asesmen menyeluruh terhadap jembatan yang rusak maupun roboh, terutama yang menjadi jalur utama bagi pelajar dan masyarakat pedesaan.
Puluhan jembatan tersebut berada di sejumlah kecamatan, di antaranya Sabbang, Bone-Bone, Tanalili, Seko, Masamba, Baebunta, Rampi, Mappadeceng, Malangke, Malangke Barat, Limbung, dan Sukamaju. Pemerintah daerah berharap usulan ini mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat demi meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat Luwu Utara.















