Kekayaan Pemilik PT Gudang Garam Tbk Turun Rp105 Triliun

- Redaksi

Sabtu, 19 April 2025 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POROS, JAKARTA  – PT Gudang Garam Tbk (GGRM) sebagai salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia, terus membukukan penurunan laba bersih, yang disebabkan oleh penurunan tajam penjualan rokok.

Perusahaan yang berdiri pada tahun 1958 ini kini sudah makin redup, begitu juga dengan redupnya kekayaan sang pendiri perseroan. Susilo Wonowidjojo adalah pemilik PT Gudang Garam Tbk (GGRM). Ia merupakan anak bungsu dari Surya Wonowidjojo, pendiri perusahaan rokok tersebut.

Pada tahun 1958, saat masih berusia 35 tahun, Surya mendirikan perusahaannya sendiri, yakni Gudang Garam di Kediri, Jawa Timur. Konon, ilham pemberian nama Gudang Garam diperolehnya dari mimpi. Surya berusaha mengembangkan usaha barunya dengan tekun.

Namun, Surya akhirnya meninggal pada tanggal 28 Agustus 1985 di Auckland, Selandia Baru. Pada tahun 2001, Gudang Garam telah memiliki enam unit pabrik di atas lahan seluas 100 hektare, mempekerjakan 40.000 buruh dan sekitar 3.000 karyawan tetap. Cukai rokok yang Gudang Garam bayarkan mencapai lebih dari Rp 100 miliar per tahunnya. Gudang Garam kini dilanjutkan oleh anaknya, Susilo Wonowidjojo.

Baca Juga :  GERAK CEPAT, LAM-SAK REALISASIKAN PROGRAM REVITALISASI PETILASAN LELUHUR

Sayangnya perjalanan Gudang Garam kini makin berat. Produk Gudang Garam mengalami penurunan penjualan serta laba akibat kenaikan cukai yang berdampak pada daya beli konsumen yang cenderung stagnan.

Hal ini tercermin dari penurunan kinerja keuangan Gudang Garam. Pada laporan keuangan 2024, Gudang Garam membukukan penurunan laba bersih sekitar 82% menjadi Rp981 miliar dari Rp5,3 triliun pada 2023.

Melihat secara performa, laba bersih Gudang Garam 10 tahun lalu pada 2014 terus mengalami peningkatan hingga puncaknya pada 2019 sebesar Rp10,8 triliun.

Akan tetapi kini tanpa diduga laba bersih Gudang Garam pada 2024 hanya mencatatkan sebesar Rp981 miliar, hal itu berarti laba bersih Gudang Garam turun 91% sejak laba tertinggi pada 2019.

Penurunan performa kinerja keuangan Gudang Garam pun berpengaruh pada nilai kekayaan pemilik Gudang Garam saat ini yang dipegang oleh Susilo Wonowidjojo.

Pada tahun 2024, Susilo Wonowidjojo memiliki 1.709.685 saham di Gudang Garam, yang setara dengan 0.09% dari total saham perusahaan. Meskipun proporsi sahamnya relatif kecil, posisi Susilo Wonowidjojo sangat penting dalam struktur kepemilikan karena dia adalah Presiden Direktur PT Gudang Garam Tbk.

Baca Juga :  Rugikan Negara 1,09 Triliun, 8 Tersangka Dibekuk Kejagung

Berdasarkan data Forbes, nilai kekayaan Susilo Wonowidjojo mengalami penurunan dari tahun ke tahun sejalan dengan performa kinerja keuangan Gudang Garam.

Nilai kekayaan Susilo sempat mengalami kenaikan pada 2014 ke 2018, sejalan dengan kenaikan laba bersih Gudang Garam.

Namun sayangnya sejak 2019 hingga 2024, harta kekayaan Susilo semakin terkikis. Bahkan jika dihitung sejak nilai kekayaan 2018 sebesar US$9,2 miliar hingga menjadi US$2,9 miliar, berarti kekayaan Susilo sudah turun sebanyak 68,5% atau ia telah kehilangan sebesar US$6,3 miliar dalam 6 tahun terakhir atau jika dirupiahkan saat ini sebesar Rp105,96 triliun (Rp16.820/US$1).

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 302 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB