Malang, Porosjambimedia.com– Dinas Kesehatan memperketat pemantauan kasus influenza di wilayah Malang, Jawa Timur, setelah ditemukannya puluhan kasus influenza A subclade terbaru yang dikenal sebagai super flu di provinsi tersebut.
Sebagai langkah antisipasi, fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama hingga rumah sakit rujukan kini meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala influenza. Upaya ini difokuskan pada deteksi dini melalui pemantauan Influenza Like Illness (ILI) di masyarakat.
Di Puskesmas Dinoyo, Kota Malang, petugas kesehatan melakukan penapisan ketat terhadap pasien yang datang dengan keluhan demam, batuk, pilek, dan gangguan pernapasan. Pemeriksaan dilakukan di ruang khusus penyakit menular untuk meminimalkan risiko penularan.
Selain pemeriksaan klinis, sejumlah sampel pasien yang dicurigai terinfeksi super flu juga dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya guna menjalani pemeriksaan lanjutan dan konfirmasi laboratorium.
Dinas Kesehatan menegaskan bahwa penguatan sistem pengawasan ini merupakan bagian dari respons cepat untuk mencegah meluasnya penularan, sekaligus memastikan kesiapan layanan kesehatan dalam menghadapi peningkatan kasus influenza di awal tahun.
Masyarakat diimbau tetap waspada dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menggunakan masker saat sakit, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala influenza yang tidak kunjung membaik. (Ai)















