BNPB Perpanjang Tanggap Darurat Agam, Retakan Hulu Picu Ancaman Longsor

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026 - 23:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Porosjambimedia.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memutuskan untuk kembali memperpanjang status tanggap darurat di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Keputusan ini diambil menyusul masih ditemukannya aktivitas bencana lanjutan berupa longsor dan aliran material lumpur dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa Agam menjadi satu-satunya wilayah di Sumatera Barat yang masih berada dalam kondisi darurat. Sementara daerah lain telah memasuki tahap pemulihan transisi.

Menurut BNPB, selain pergerakan tanah, wilayah terdampak juga masih mengalami banjir lumpur bercampur batu berukuran besar yang oleh masyarakat setempat dikenal dengan istilah galodo. Fenomena ini dinilai sangat berbahaya karena berpotensi terjadi secara tiba-tiba saat hujan turun.

Baca Juga :  Acha Septriasa Jalani Pola Asuh Bersama Mantan Suami Usai Perceraian

Hasil pemantauan menunjukkan adanya sejumlah rekahan di kawasan hulu perbukitan. Retakan tersebut menjadi faktor utama yang memicu ketidakstabilan tanah. BNPB menilai hujan dengan intensitas sedang namun berlangsung lama sudah cukup untuk memicu longsor susulan.

Saat ini, BNPB bersama pemerintah daerah terus melakukan pemantauan intensif dan upaya mitigasi, termasuk pemetaan wilayah rawan dan peningkatan kewaspadaan masyarakat di sekitar aliran sungai serta lereng perbukitan.

Baca Juga :  Arsenal Dituding Main ‘Haramball’, Liga Inggris Didorong Ubah Aturan

BNPB menegaskan bahwa status tanggap darurat hanya dipertahankan di Kabupaten Agam karena dinamika bencana masih berlangsung. Sementara itu, kabupaten dan kota lain di Sumatera Barat telah beralih ke fase transisi darurat menuju pemulihan.

Berita Terkait

Pemerintah Pusat Siap Bangun Fly Over Padang Luar, Solusi Permanen Atasi Kemacetan Kronis Agam
Silek Tradisi Minangkabau Resmi Jadi Ekstrakurikuler Wajib di Seluruh SMA dan SMK Sumbar
Berjalan Kaki ke Mekkah, Pria Asal Padang Mantapkan Niat Ibadah dengan Tekad dan Doa
Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota, Air dari Lubang Raksasa Diyakini Warga Berkhasiat
Bencana Ekologis di Danau Maninjau, Ribuan Ton Ikan Keramba Mati Akibat Cuaca Ekstrem
Arus Lalu Lintas Terputus Akibat Luapan Sungai Batang Pasaman di Pasaman Barat
BP3MI Sumbar Kawal Pemulangan PMI Pasaman yang Jadi Korban Kekerasan Parah di Malaysia.
Air Mata ASN Dharmasraya: Diberhentikan Tanpa Alasan, Anike Maulana Cari Keadilan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB