Presiden Prabowo Restui Renovasi 2 Juta Hunian Sosial, Fokus Perkotaan Jadi Prioritas

- Redaksi

Rabu, 31 Desember 2025 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Porosjambimedai.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyetujui rencana penambahan program renovasi hunian sosial hingga 2 juta unit pada tahun 2026. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemenuhan kebutuhan rumah layak, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Persetujuan itu disampaikan Presiden Prabowo setelah menerima laporan langsung dari Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) Fahri Hamzah dalam pertemuan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (30/12/2025).

Fahri menjelaskan, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebenarnya telah dialokasikan program renovasi sekitar 400 ribu unit hunian sosial. Namun, Presiden Prabowo membuka peluang perluasan program tersebut hingga mencapai 2 juta unit.

“Dalam APBN 2026 sudah tercantum sekitar 400 ribu unit untuk renovasi hunian sosial. Tetapi Presiden menyatakan setuju apabila program ini ditingkatkan hingga 2 juta unit, sepanjang mekanismenya disiapkan dengan baik,” ujar Fahri.

Baca Juga :  Mendes Yandri: Desa Harus Jadi Magnet Ekonomi agar Anak Muda Tak Hijrah ke Kota

Dari total tersebut, sekitar 1 juta unit direncanakan berada di kawasan perkotaan. Menurut Fahri, tantangan terbesar pembangunan hunian sosial di kota-kota besar adalah keterbatasan lahan serta kompleksitas perizinan.

“Untuk perkotaan memang dibutuhkan mekanisme khusus yang lebih cepat dan terintegrasi, karena persoalan lahan, perizinan, dan pembiayaan masih tersebar di banyak lembaga,” jelasnya.

Sebagai solusi, Kementerian PKP tengah menyiapkan payung hukum baru, baik dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres) maupun Peraturan Pemerintah (PP), guna mendukung percepatan pembangunan dan renovasi hunian sosial secara nasional.

Menurut Fahri, pemerintah juga menilai perlu dibentuk satu lembaga khusus yang berfungsi mengonsolidasikan seluruh kewenangan, mulai dari penyediaan lahan, perizinan, hingga pembiayaan.

“Selama ini kewenangan itu terpencar. Tanah di satu lembaga, izin di lembaga lain, pembiayaan di tempat berbeda. Maka perlu satu badan yang mengoordinasikan semuanya agar percepatan pembangunan rumah rakyat bisa berjalan efektif,” tegasnya.

Baca Juga :  Cirebon Raya Sepekan: Gedung Pemerintah Rusak hingga Banjir Rendam Permukiman Warga

Fahri menambahkan, pihaknya akan segera melakukan koordinasi lanjutan dengan Kementerian PAN-RB, Kementerian Sekretariat Negara, serta sejumlah pihak terkait lainnya untuk mematangkan pembentukan lembaga tersebut.

Selain itu, ia juga telah berkoordinasi dengan Danantara, yang diproyeksikan menjadi salah satu penyedia lahan strategis, terutama untuk pengembangan hunian berbasis Transit Oriented Development (TOD).

“Seluruh konsep ini nantinya akan diatur dalam regulasi pembentukan badan percepatan pembangunan perumahan rakyat. Harapannya, awal tahun depan regulasi ini sudah bisa disahkan,” pungkas Fahri. (Hst)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB