Setengah Abad Mengembara, Voyager 1 Siap Ukir Rekor Baru sebagai Objek Buatan Manusia Terjauh dari Bumi

- Redaksi

Kamis, 27 November 2025 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com — Setelah 50 tahun meninggalkan Bumi, wahana antariksa legendaris milik NASA, Voyager 1, kini bersiap mencetak rekor baru dalam sejarah eksplorasi luar angkasa.

Pada November 2026, Voyager 1 diperkirakan akan mencapai jarak 1 hari cahaya dari Bumi — menjadikannya objek buatan manusia pertama yang mampu melampaui batas tersebut.

Voyager 1 diluncurkan pada 5 September 1977, beberapa minggu setelah Voyager 2, dengan misi utama mempelajari planet-planet luar di tata surya.

Peluncuran dilakukan pada periode langka ketika posisi planet-planet sejajar secara presisi, memungkinkan Voyager memanfaatkan “gravitational assist” atau manuver ketapel untuk melaju lebih jauh tanpa tambahan energi.

Dengan kecepatan mencapai 61.115 km per jam, Voyager 1 kini berada sekitar 15,67 miliar mil dari Bumi dan berjarak 2,61 miliar mil dari saudara kembarnya, Voyager 2. Tonggak sejarah terbarunya — mencapai jarak satu hari cahaya atau sekitar 16,09 miliar mil — akan menandai babak baru perjalanan sang penjelajah antarbintang.

Baca Juga :  Cara Kreatif Fairuz A Rafiq dan Sony Septian Ajarkan Puasa Lewat Rapor Ramadan

Namun perjalanan panjang ini juga mendekati batas kemampuan wahana.

NASA memprediksi bahwa sekitar tahun 2036, Voyager 1 tidak lagi dapat berkomunikasi dengan Bumi karena keterbatasan energi. Sistem-sistem vitalnya diperkirakan akan berhenti satu per satu.

Sebelumnya, Voyager 1 telah menorehkan pencapaian monumental ketika menembus heliopause — batas wilayah pengaruh Matahari — dan resmi memasuki ruang antarbintang pada 25 Agustus 2012, sebuah wilayah yang dipenuhi radiasi dan partikel kosmik dari galaksi Bima Sakti.

Meski demikian, perjalanan Voyager 1 masih sangat panjang. Ia diproyeksikan membutuhkan 300 tahun untuk mencapai area terdekat Awan Oort, lokasi kumpulan komet dan sisa pembentukan tata surya, dan 30.000 tahun untuk menembus seluruh wilayah tersebut. Setelah itu, arah perjalanan wahana akan membawanya menuju konstelasi Ophiuchus.

Baca Juga :  Pesawat AU Tiba di bandara Halim Usai melaksanakan misi kemanusiaan di Palestina

Lebih jauh lagi, pada sekitar tahun 40.272 M, Voyager 1 akan berada pada jarak 1,7 tahun cahaya dari salah satu bintang di konstelasi Ursa Minor — titik yang semakin menegaskan statusnya sebagai saksi bisu perjalanan tanpa akhir di ruang antarbintang. (Hst)

Sumber Berita : CNBC INDONESIA

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB