Mulai 2025, Pembelian Solar Subsidi dan Pertalite Resmi Wajib Gunakan QR Code

- Redaksi

Senin, 17 November 2025 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Porosjambimedia.com — PT Pertamina Patra Niaga mempertegas aturan baru mengenai pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Seluruh transaksi untuk Solar subsidi dan Pertalite kini wajib menggunakan QR Code, sebagai bagian dari program digitalisasi penyaluran subsidi energi.

Kebijakan ini diberlakukan untuk memastikan bantuan subsidi pemerintah tepat sasaran serta meminimalkan potensi kecurangan yang sering terjadi di lapangan.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyampaikan bahwa penerapan QR Code di seluruh SPBU telah berjalan penuh tanpa pengecualian.

“Untuk penyaluran Solar subsidi maupun Pertalite, saat ini seluruh SPBU sudah menerapkan sistem QR Code secara menyeluruh,” ujar Mars Ega dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR RI, Senin (17/11/2025) di Jakarta.

Baca Juga :  Pimpinan DPRD Kota Sungai Penuh Emrizal Dukung penuh Kemerdekaan Palestina, Kecam Keras Penjajahan Israel

Menurutnya, digitalisasi ini terbukti memberikan dampak signifikan terhadap pengelolaan kuota BBM bersubsidi. Hingga Oktober 2025, konsumsi Pertalite tercatat turun sekitar 10 persen, sementara penggunaan Solar subsidi berkurang sekitar 1,5 persen dari kuota tahun berjalan.

Penerapan sistem QR Code juga memperkuat aspek pengawasan. Pertamina Patra Niaga berhasil mengidentifikasi ribuan kendaraan yang terindikasi menyalahgunakan BBM subsidi.

“Sampai saat ini, sebanyak 394 ribu nomor kendaraan telah kami blokir karena terindikasi melakukan fraud. Ini bagian dari mitigasi terhadap penyimpangan BBM subsidi di SPBU,” tegasnya.

Baca Juga :  Indro Warkop Soroti Pelaporan Pandji: Komedi Kini Mudah Diseret ke Ranah Hukum

Selain pengawasan konsumsi, Pertamina Patra Niaga mencatat telah melakukan pembinaan terhadap 544 SPBU sepanjang tahun 2025. Langkah ini dilakukan agar distribusi Solar subsidi dan Pertalite tetap stabil, tepat sasaran, dan bebas penyalahgunaan. (Hst)

Sumber Berita : CNBC INDONESIA

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB