Kementerian ATR/BPN Telusuri Dugaan Ketidakwajaran Eksekusi Lahan Milik JK di Makassar

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Porosjambimedia.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyoroti proses eksekusi lahan di kawasan Jalan Metro Tanjung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang kini menjadi pusat perhatian publik usai protes dari Jusuf Kalla (JK).

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan eksekusi lahan yang melibatkan sejumlah pihak, termasuk PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD), Mulyono, dan PT Hadji Kalla.

Menurut Nusron, pengadilan disebut langsung melakukan eksekusi tanpa melalui tahapan penting berupa constatering atau pemeriksaan lapangan yang wajib dilakukan sebelum pengosongan lahan.

“Tiba-tiba dilakukan eksekusi tanpa melalui proses constatering terlebih dahulu. Ini menimbulkan pertanyaan besar terkait legalitas prosedurnya,” jelas Nusron dalam keterangannya, Minggu (9/11/2025).

Baca Juga :  ESDM Telusuri Dugaan Perputaran Dana Tambang Emas Ilegal Hampir Rp 1.000 Triliun

Sebagai tindak lanjut, Kementerian ATR/BPN telah mengirimkan surat resmi kepada Pengadilan Negeri Makassar untuk meminta penjelasan terkait dasar hukum dan alasan pelaksanaan eksekusi tersebut.

Nusron menambahkan bahwa sengketa tersebut melibatkan tiga pihak berbeda dengan kepemilikan dokumen dan klaim hukum yang saling tumpang tindih. “Selain PT GMTD, terdapat gugatan atas nama Mulyono di PTUN dan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) milik PT Hadji Kalla di atas lahan yang sama,” ujarnya.

Sebelumnya, Jusuf Kalla turun langsung ke lokasi tanah seluas 16,4 hektare yang diklaim sebagai miliknya. Dalam kunjungan itu, JK menegaskan dirinya merupakan pemilik sah dan menyebut telah terjadi upaya pengambilalihan sepihak oleh pihak lain.

Baca Juga :  HIMSAK Warning Wali Kota Sungai Penuh: TPST RKE di Duga Langgar Regulasi Lingkungan

“Saya datang untuk memastikan kondisi tanah yang menjadi hak saya. Tidak boleh ada pihak yang semena-mena mengambil alih,” tegas JK dalam pernyataannya.

Kasus ini kini tengah menjadi sorotan publik karena diduga berkaitan dengan praktik mafia tanah, yang menjadi perhatian serius pemerintah pusat dalam beberapa tahun terakhir.

Kementerian ATR/BPN memastikan akan melakukan penelusuran menyeluruh dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan setiap proses hukum berjalan sesuai prosedur. (Hst)

Sumber Berita : CNBC INDONESIA

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB