KPAI Nilai Ledakan di SMA 72 Dipicu Konten Negatif di Media Sosial

- Redaksi

Sabtu, 8 November 2025 - 23:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,Porosjambimedia.com – Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Margaret Aliyatul Maimunah, menyampaikan bahwa dugaan sementara menunjukkan siswa yang diduga menjadi pelaku insiden ledakan di SMA 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, kemungkinan besar terpapar konten berbahaya dari media sosial.

“Dari hasil pemantauan kami, muncul indikasi kuat bahwa anak ini terdorong oleh konten tertentu di media sosial,” ujar Margaret setelah mengunjungi korban yang dirawat di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (8/11).

Ia menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas digital anak-anak. Menurutnya, pola pengasuhan tidak lagi cukup hanya mengawasi aktivitas fisik, tetapi juga interaksi anak di dunia maya.

Baca Juga :  Cekcok Berujung Maut di Muarasabak Timur, Seorang Pria Tewas Ditebas Tetangga Sendiri

“Orang tua harus memahami bahwa pengawasan tidak hanya pada dunia nyata, tetapi juga ruang digital tempat anak beraktivitas,” jelasnya.

Margaret turut mendorong Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk memperkuat sistem perlindungan anak, terutama dalam penyaringan konten negatif.

“Kami berharap Komdigi dapat memperketat sistem perlindungan agar konten-konten berisiko dapat dibatasi sehingga anak-anak lebih terlindungi,” tambahnya.

Ia juga berharap peristiwa di SMA 72 menjadi peringatan bagi seluruh pihak agar sekolah memastikan lingkungan yang aman bagi peserta didik

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membenarkan bahwa terduga pelaku merupakan siswa aktif di sekolah tersebut. Polisi kini mendalami apa yang memengaruhi motivasi siswa itu.

Baca Juga :  Perumda Air Minum Tirta Sakti Beri Diskon dan Promo Gratis Pemasangan.

“Benar, terduga pelakunya adalah siswa sekolah itu. Kami sedang menyelidiki apakah ada konten tertentu atau faktor lain yang memengaruhi tindakannya,” ujar Sigit. (Hst)

Sumber Berita : CNN INDONESIA

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Lima Terduga Pencuri Kabel Telkom Ditangkap Polres Kerinci, Satu Pelaku Masih Diburu
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB