Harga Minyak Dunia Naik, Defisit APBN Berpotensi Bertambah Rp 6,8 Triliun

- Redaksi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com -Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyampaikan bahwa pemerintah terus melakukan uji ketahanan fiskal terhadap berbagai kemungkinan perubahan kondisi ekonomi global, termasuk kenaikan harga minyak dan pelemahan nilai tukar.

Menurutnya, setiap kenaikan US$ 1 pada Indonesian Crude Price berpotensi menambah defisit anggaran negara hingga sekitar Rp 6,8 triliun. Selain itu, pelemahan nilai tukar rupiah sebesar Rp 100 terhadap dolar Amerika Serikat dapat menambah tekanan terhadap defisit sekitar Rp 0,8 triliun.

Ia juga menjelaskan bahwa kenaikan yield obligasi sebesar 0,1 persen dapat meningkatkan beban pembiayaan negara sekitar Rp 1,9 triliun. Meski begitu, hasil simulasi yang dilakukan pemerintah menunjukkan defisit masih dapat dijaga di bawah batas aman.

Baca Juga :  Serahkan SK PPPK, Wako Alfin Tekankan Pentingnya Aparatur Profesional dan Berintegritas.

Pemerintah juga memperkuat strategi pembiayaan dengan melakukan diversifikasi sumber pendanaan. Salah satunya melalui penerbitan obligasi global dalam mata uang selain dolar Amerika Serikat.

Baru-baru ini, Kementerian Keuangan Republik Indonesia menerbitkan obligasi global senilai setara US$ 4,5 miliar dalam mata uang euro dan renminbi. Tingkat imbal hasilnya dinilai masih kompetitif, dengan kisaran 2 hingga 3 persen untuk renminbi dan 4 hingga 5 persen untuk euro.

Di sisi investasi, pemerintah juga memperkuat peran lembaga investasi baru bernama Danantara sebagai bagian dari pengelolaan makroekonomi nasional. Lembaga tersebut diharapkan dapat mendorong investasi tanpa membebani anggaran negara secara langsung.

Baca Juga :  MKD Gelar Sidang Perdana Etik Sahroni dan Empat Anggota DPR Nonaktif, Teradu Tak Wajib Hadir

Pemerintah menegaskan fokus belanja APBN saat ini lebih diarahkan pada konsumsi pemerintah serta program peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok berpendapatan menengah ke bawah, sambil tetap menjaga stabilitas fiskal di tengah dinamika ekonomi global. (Khy)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB