Abraham Samad Beberkan Diskusi Maraton 5 Jam Bersama Prabowo dan Sejumlah Tokoh Nasional

- Redaksi

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com– Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengungkapkan adanya pertemuan panjang antara Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh nasional yang berlangsung hingga lima jam di kawasan Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.

Pertemuan yang digelar pada Jumat sore hingga malam hari (30/1) tersebut dihadiri oleh sekitar tujuh orang dari berbagai latar belakang. Selain Presiden Prabowo, hadir pula Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara, Sjafrie Sjamsoeddin, Mayjen (Purn) Zacky Makarim, serta akademisi BRIN Prof. Dr. Siti Zuhro.

Abraham Samad menyebut suasana diskusi berlangsung santai namun substansial. Presiden Prabowo memaparkan berbagai agenda strategis pemerintah, mulai dari upaya perlindungan sumber daya alam, arah kebijakan nasional, hingga laporan hasil pertemuan Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) di Davos, Swiss.

Baca Juga :  Laporan Dugaan Korupsi Bandara Depati Parbo Rp24 Miliar Belum Jelas, Disposisi Kejari Sungai Penuh Dipertanyakan

“Presentasi beliau cukup panjang, diselingi candaan, sehingga diskusi terasa cair meskipun berlangsung lama. Bahkan kami tidak sempat makan malam karena diskusinya begitu padat,” ujar Samad kepada wartawan, Minggu (1/2/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Samad juga diminta memberikan pandangan terkait peningkatan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia. Ia menegaskan bahwa pemberantasan korupsi harus dilakukan secara mendasar dengan menyentuh akar persoalan, bukan hanya di permukaan.

Menurut Samad, jika merujuk pada United Nations Convention Against Corruption (UNCAC), terdapat empat aspek utama yang perlu mendapat perhatian serius, yakni penyuapan lintas negara (foreign bribery), perdagangan pengaruh (trading in influence), pengayaan elit (elite enrichment), serta suap di sektor swasta (commercial bribery).

Baca Juga :  Luhut Kawal Gibran! Hilirisasi kemenyan jadi Misi baru Negara

Samad juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo mempertanyakan menurunnya kinerja KPK dibandingkan masa lalu. Ia menilai revisi Undang-Undang KPK pada 2019 menjadi salah satu penyebab utama, karena mengurangi independensi dan kewenangan lembaga antirasuah tersebut.

Selain itu, Samad menyoroti proses rekrutmen pimpinan KPK yang dinilai mengabaikan aspirasi publik. Ia menilai lemahnya integritas dan moral pimpinan KPK di masa lalu turut berkontribusi terhadap menurunnya kepercayaan publik terhadap lembaga tersebut.  (Khy)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB