PKB Nilai Kekhawatiran SBY soal Konflik Global Cerminkan Kecemasan Publik

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com – Kekhawatiran Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap meningkatnya eskalasi konflik global dan potensi pecahnya Perang Dunia III mendapat respons dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ketua DPP PKB Daniel Johan menilai kegelisahan tersebut juga dirasakan oleh banyak masyarakat Indonesia.

Daniel mengatakan, situasi geopolitik dunia yang kian memanas memunculkan kecemasan kolektif, sehingga diperlukan sikap kewaspadaan bersama.

“Kekhawatiran tersebut bukan hanya pandangan personal, tetapi juga menjadi keresahan yang dirasakan oleh banyak warga bangsa,” ujar Daniel kepada wartawan, Selasa (20/1/2026).

Ia menekankan pentingnya peran aktif Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia melalui diplomasi internasional. Menurutnya, posisi strategis Indonesia harus dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama multilateral, khususnya melalui forum ASEAN dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Indonesia perlu terus mengedepankan diplomasi damai dan kerja sama global guna menjaga stabilitas regional dan internasional, sejalan dengan amanat konstitusi serta prinsip politik luar negeri bebas aktif dan nonblok,” katanya.

Baca Juga :  Agak Laen 2 Tembus 6,5 Juta Penonton, Resmi Masuk Lima Besar Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa

Selain aspek diplomasi, Daniel juga mengingatkan pemerintah agar menyiapkan langkah antisipatif menghadapi kemungkinan dampak ekonomi dan keamanan jika konflik global semakin meluas. Ia menilai kemandirian pangan, energi, dan keuangan nasional menjadi faktor krusial dalam menghadapi situasi terburuk.

“Penguatan cadangan pangan, energi, dan stabilitas ekonomi harus menjadi prioritas. Di sisi lain, peningkatan kemampuan pertahanan, termasuk pengembangan teknologi pertahanan udara dan siber, juga sangat penting,” jelasnya.

Daniel menambahkan bahwa kesiapsiagaan masyarakat turut menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan nasional. Pemerintah, lanjutnya, perlu memastikan perlindungan terhadap sumber daya alam strategis serta infrastruktur vital nasional.

“Kerja sama regional dan internasional juga harus terus diperkuat untuk menghadapi berbagai potensi ancaman global,” imbuhnya.

Sebelumnya, SBY menyampaikan kegelisahannya terhadap perkembangan geopolitik dunia dalam beberapa bulan terakhir. Melalui akun media sosial X miliknya, SBY mengungkapkan kekhawatiran bahwa konflik internasional yang terus meningkat dapat berujung pada perang berskala global.

Baca Juga :  Gejala Sepele Berujung Stroke: Pengalaman Perempuan 32 Tahun di Jakarta Selatan

SBY menyebut, berdasarkan pengamatannya selama puluhan tahun terhadap dinamika geopolitik dan sejarah peperangan dunia, terdapat kemiripan pola antara situasi global saat ini dengan kondisi menjelang Perang Dunia I dan Perang Dunia II.

Ia menilai eskalasi militer, pembentukan blok-blok kekuatan global, serta meningkatnya ketegangan geopolitik menjadi sinyal peringatan serius. Meski demikian, SBY tetap optimistis bahwa perang besar masih dapat dicegah apabila ada kesadaran dan langkah nyata dari para pemimpin dunia. (Khy)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB