5 Pola Diet Paling Direkomendasikan di 2026, Fokus Sehat Jangka Panjang Bukan Sekadar Berat Badan

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com — Memasuki tahun 2026, tren gaya hidup sehat kembali menjadi sorotan, termasuk soal pemilihan pola makan dan diet. Para pakar gizi menegaskan, diet terbaik bukan hanya soal menurunkan angka di timbangan, tetapi juga menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Tim Forbes Health bersama sejumlah ahli nutrisi merilis daftar diet terbaik 2026 berdasarkan beberapa kriteria utama, seperti efektivitas penurunan berat badan, kemudahan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, serta manfaat kesehatan jangka panjang.

Mengutip laporan Forbes Health (29/12), berikut lima pola diet yang dinilai paling optimal untuk dijalani di tahun 2026:

1. Diet Mediterania

Diet Mediterania kembali menduduki peringkat teratas sebagai pola makan paling ideal. Diet ini menekankan konsumsi makanan alami seperti buah, sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, ikan, dan minyak zaitun. Sebaliknya, konsumsi daging merah dan makanan olahan dibatasi.

Air putih menjadi minuman utama, sementara konsumsi red wine diperbolehkan dalam jumlah terbatas dan bersifat opsional. Selain membantu menurunkan berat badan, diet ini juga dikenal baik untuk kesehatan jantung dan metabolisme tubuh.

Baca Juga :  Pasar Sungai Penuh Segera Dibangun, Wawako Azhar Hamzah Bersama Pemangku Adat Lakukan Pemasangan Tonggak Pertama

2. Diet DASH

Diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) awalnya dikembangkan untuk mengontrol tekanan darah. Namun, pola makan ini juga terbukti efektif membantu pengelolaan berat badan.

Diet DASH menekankan asupan buah, sayur, biji-bijian, serta protein rendah lemak, sambil membatasi garam, lemak jenuh, dan makanan tinggi kalori. Pola ini membantu menjaga nutrisi tetap seimbang sekaligus menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

3. Diet Flexitarian

Flexitarian adalah pola makan fleksibel yang mengutamakan bahan nabati, namun tetap memperbolehkan konsumsi protein hewani dalam jumlah terbatas. Diet ini menitikberatkan konsumsi sayuran, buah, biji-bijian, dan kacang-kacangan, serta mengurangi makanan olahan dan gula tambahan.

Karena tidak terlalu ketat, diet flexitarian dianggap lebih mudah diterapkan dalam jangka panjang dan cocok bagi mereka yang ingin beralih ke pola makan lebih sehat tanpa perubahan ekstrem.

4. Diet Pescatarian

Baca Juga :  RSUD Raden Mattaher Siap Gelar Operasi Bedah Jantung Perdana Disaksikan Menteri Kesehatan

Diet pescatarian menjadikan ikan dan makanan laut sebagai sumber utama protein, dikombinasikan dengan sayuran, buah, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Pola makan ini menghindari konsumsi daging merah dan unggas.

Kandungan omega-3 dari ikan dipercaya membantu kesehatan jantung sekaligus mendukung penurunan berat badan secara alami.

5. Diet Vegetarian

Diet vegetarian menghilangkan konsumsi daging dan unggas, tetapi masih mengandalkan makanan nabati seperti sayur, buah, biji-bijian, serta kacang-kacangan. Beberapa variasi vegetarian masih memperbolehkan telur dan produk susu.

Pola makan ini kaya serat sehingga membantu rasa kenyang lebih lama. Namun, para ahli menyarankan diet vegetarian tetap dijalani dengan perencanaan matang agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi. (Ai)

Berita Terkait

Kemenag Kerinci Matangkan Persiapan Pelaksanaan OMI Tingkat Kabupaten Tahun 2026
Kenali BPA pada Wadah Air Minum, Ini Langkah Bijak untuk Menjaga Keamanan Keluarga
4 Tips Cegah Kolesterol Naik Saat Idul Adha, Tetap Bisa Nik
Rutin Jalan Kaki 5.000 Langkah Setiap Pagi, Ini 2 Manfaat Besarnya untuk Kesehatan
5 Manfaat Sarapan 2 Telur Rebus Setiap Hari, dari Energi hingga Kesehatan Otak
Tumit Kasar dan Pecah-pecah? Ini 3 Cara Praktis Rekomendasi Doris Day
Manfaat dan Kandungan Gizi Ubi Rebus, Benarkah Cocok untuk Diet?
Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di Sungai Penuh, Pendaftaran Dibuka Hingga Juni 2026
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB