Puluhan WNI Korban Sindikat Penipuan di Myanmar Dipulangkan ke Indonesia, Tiba 13 Desember 2025

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com — Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Yangon memastikan pemulangan 54 warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya terjaring dalam operasi penindakan sindikat penipuan daring (online scam) di wilayah perbatasan Myanmar–Thailand.

Para WNI tersebut dijadwalkan tiba di Tanah Air pada 13 Desember 2025, setelah melalui rangkaian proses lintas negara yang melibatkan otoritas Myanmar dan Thailand.

KBRI Yangon menjelaskan, ke-54 WNI yang berasal dari kawasan Shwe Kokko, Myanmar, telah diseberangkan ke wilayah Thailand pada 12 Desember 2025 sebagai bagian dari gelombang kedua proses repatriasi.

Pemindahan dilakukan melalui jalur darat dari Myawaddy menuju Mae Sot, setelah seluruh perizinan lintas batas disetujui oleh pemerintah setempat. Setibanya di Thailand, para WNI langsung berada di bawah pendampingan penuh KBRI Bangkok.

“Selama berada di Thailand, para WNI mendapatkan pendampingan menyeluruh dari KBRI Bangkok, termasuk bantuan keimigrasian, koordinasi transportasi, serta persiapan keberangkatan menuju Indonesia,” demikian keterangan resmi KBRI Yangon yang dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri RI, Jumat (12/12/2025).

Baca Juga :  AS Kerahkan Gugus Tempur Kapal Induk ke Timur Tengah, Trump Pamer Kekuatan di Dekat Iran

Dipulangkan Dini Hari, Diserahkan ke Instansi Terkait

Para WNI dijadwalkan diterbangkan dari Bangkok menuju Indonesia pada penerbangan dini hari 13 Desember 2025. Setibanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, mereka akan diterima oleh sejumlah instansi pemerintah untuk proses lanjutan.

Instansi tersebut antara lain BP2MI Banten, Kementerian Luar Negeri, serta lembaga terkait lainnya guna melakukan asesmen, pendataan, dan penanganan rehabilitasi bagi para korban.

Bagian dari Operasi Penegakan Hukum Internasional

Sebelumnya, KBRI Yangon juga telah melakukan pertemuan daring dengan 55 WNI yang terjaring operasi penegakan hukum di kawasan KK Park, wilayah perbatasan Myanmar–Thailand. Para WNI tersebut terdampak operasi pemberantasan jaringan penipuan internasional yang dilakukan otoritas Myanmar sejak Oktober 2025.aaa

Dalam keterangannya, KBRI Yangon menyebutkan bahwa proses pemulangan para WNI merupakan hasil koordinasi intensif antara Pemerintah Indonesia, KBRI Yangon, KBRI Bangkok, serta pemerintah Myanmar dan Thailand.

Baca Juga :  Polisi Prancis Lumpuhkan Pria Bersenjata Pisau di Area Arc de Triomphe Paris

“Repatriasi ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam melindungi WNI di luar negeri, khususnya mereka yang menjadi korban tindak pidana lintas negara,” tulis KBRI Yangon.

Pemerintah Imbau WNI Waspada Tawaran Kerja Ilegal

Pemerintah Indonesia kembali mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran kerja ke luar negeri yang tidak resmi, terutama yang menjanjikan gaji tinggi tanpa prosedur jelas. Banyak korban sindikat penipuan daring diketahui berangkat melalui jalur nonprosedural dan akhirnya terjebak dalam eksploitasi.

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB