OJK: Kerugian Akibat Penipuan Digital di Indonesia Capai Rp7,8 Triliun dalam Setahun

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Porosjambimedia.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali mengingatkan masyarakat terkait ancaman penipuan digital yang terus meningkat di Indonesia. Berdasarkan data terbaru dari Indonesia Anti Scam Center (IASC), total kerugian masyarakat akibat berbagai modus penipuan mencapai Rp7,8 triliun sejak pusat aduan tersebut diluncurkan pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025.

Selama periode tersebut, IASC mencatat 343.402 laporan yang masuk dari masyarakat. Dari laporan itu, ditemukan 563.558 rekening yang terindikasi terlibat dalam aksi penipuan. Hingga November 2025, sebanyak 106.222 rekening telah diblokir, sementara dana sebesar Rp386,5 miliar berhasil diamankan dan tidak sempat dicairkan oleh pelaku kejahatan.

Kepala Eksekutif Pengawasan Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, menekankan bahwa peluang penyelamatan dana sangat dipengaruhi oleh cepat atau lambatnya korban melapor. “Kecepatan pelaporan menjadi kunci utama. Semakin cepat korban melapor, semakin besar kemungkinan dana dapat diblokir,” ujarnya.

Baca Juga :  Setengah Abad Mengembara, Voyager 1 Siap Ukir Rekor Baru sebagai Objek Buatan Manusia Terjauh dari Bumi

Friderica mengungkapkan bahwa rata-rata laporan dari masyarakat Indonesia mencapai 874 aduan per hari, jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa negara lain yang hanya sekitar 115 laporan per hari. Tingginya angka ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia masih sangat rentan terhadap berbagai modus penipuan, terutama yang berkedok investasi dan pinjaman online ilegal.

Ketua Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, menambahkan bahwa rata-rata waktu dana raib akibat penipuan hanya sekitar satu jam setelah transaksi mencurigakan terjadi. Namun, hanya 1% korban yang melapor dalam waktu kurang dari satu jam, sehingga mayoritas dana yang hilang sulit diselamatkan. “Banyak korban baru sadar sudah tertipu setelah berjam-jam. Ketika itu terjadi, kesempatan untuk memblokir dana hampir tidak ada,” jelasnya.

Baca Juga :  DPR Resmi Mulai Masa Sidang 2026, Paripurna Dihadiri Ratusan Legislator

Meski demikian, OJK mencatat bahwa tingkat keberhasilan penyelamatan dana di Indonesia cukup tinggi, yakni hampir 5% dari total laporan. Persentase ini lebih tinggi dibandingkan sejumlah negara lain yang rata-rata hanya berada sekitar 2%.

OJK terus mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi pihak berwenang apabila menerima tawaran investasi atau pinjaman online dengan imbal hasil tidak wajar, serta tetap waspada terhadap situs, aplikasi, atau pesan pribadi yang mencurigakan. (Hst)

Sumber Berita : CNBC INDONESIA

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Hujan Deras Disertai Petir, Petani di Pinggir Air Sungai Penuh Meninggal di Sawah
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Cegah Karhutla Meluas, TNI-Polri dan Tim Gabungan Perkuat Patroli di Londrang Muaro Jambi
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB